JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menanggapi aktivitas safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk kesuksesan PSI dengan penegasan bahwa Pemilu 2029 masih lama.
"Karena Ketua Umum kami adalah juga Presiden, jadi concern kami adalah bagaimana mengawal agenda program prioritas Presiden Prabowo. Dan tentu kita juga karena pemilu masih lama, kita concern dulu lah bekerja untuk rakyat," ujar Bahtra di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Baca juga: Jokowi Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Tetap Adem Aja
Maka dari itu, Bahtra menyebut Gerindra belum berpikir kemungkinan PSI bisa mengubah arah konsolidasi politik partai-partai besar.
Bahtra mengklaim Gerindra masih fokus pada mensukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi Gerindra belum memikirkan ke arah sana, karena Gerindra betul-betul agar bagaimana program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo bisa sukses, berhasil, dan dirasakan dampaknya oleh seluruh masyarakat tentunya yang apa menjadi harapan kita semua," jelasnya.
Baca juga: AHY soal Safari Politik Jokowi: Pemilu 2029 Masih Jauh, Tiga Tahun Lagi
Komunikasi Prabowo dan Jokowi baikSementara itu, Bahtra membantah hubungan Prabowo dan Jokowi retak. Dia menyebut komunikasi keduanya baik-baik saja.
"Saya pikir komunikasi Pak Prabowo dengan Pak Jokowi baik-baik saja ya. Terakhir kan kita lihat ya Mas Didit, putra Pak Prabowo, juga berkunjung ke kediaman Pak Jokowi. Artinya selama ini juga komunikasinya baik-baik aja," papar Bahtra.
"Dan Pak Prabowo tentu menghargai pemimpin-pemimpin terdahulu tanpa terkecuali siapapun ini ya. Semua mantan-mantan presiden komunikasinya baik, mantan-mantan wakil presiden pun komunikasi Pak Prabowo dengan beliau-beliau baik semua. Jadi saya pikir tidak ada sesuatu yang menjadi masalah, menjadi problem," imbuhnya.
Safari politik JokowiSebelumnya, Jokowi memberi sinyal kuat mengenai kedekatannya dengan Partai Solidaritas Indonesia atau PSI saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Bandar Lampung. Agenda itu digelar di Pondok Rimbawan, Pahoman, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026) malam.
Dalam acara tersebut, Jokowi menegaskan bahwa PSI tidak hanya memasang target kecil pada Pemilu 2029.
Ia bahkan menyebut target masuk Senayan bukan lagi menjadi satu-satunya tujuan.
“Target kita bukan target kecil. Bukan hanya masuk Senayan. Kalau masuk Senayan saya kira pasti (lolos). Tetapi target yang kita pasang jauh lebih besar dari itu. Namun, itu urusan internal dapur partai,” pungkas Jokowi sembari melempar senyum tipis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




