TANGERANG, KOMPAS.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, belum juga padam hingga Rabu (1/7/2026).
Jika ditotal, hingga pukul 12.00 WIB, sudah 25 jam kebakaran terjadi.
Pasalnya, titik-titik api terus meluas hingga diperkirakan mencapai 15 hektar, sementara asap hitam pekat masih membubung tinggi.
Baca juga: Hampir 20 Jam Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, 2 Heli Water Bombing Dikerahkan
Asap terlihat dari radius empat kilometer (km) di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, asap pekat masih terlihat keluar dari sela-sela gunungan sampah di TPA Jatiwaringin.
Kepulan asap hitam terus mengepul ke udara disertai embusan angin yang membawa bau menyengat.
Selain itu, hamparan gunungan sampah tampak masih diselimuti asap tebal.
Sesekali api kecil muncul di beberapa sisi timbunan sampah yang belum sepenuhnya dipadamkan petugas.
Puluhan personel gabungan bersama sejumlah unit mobil pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan penyemprotan dari berbagai sisi.
Alat berat juga terus dioperasikan untuk mengurai tumpukan sampah agar titik-titik api di bagian dalam lebih mudah dijangkau.
Meski upaya pemadaman dilakukan tanpa henti sejak Selasa (30/6/2026) siang, kondisi di lapangan masih cukup berat dan membahayakan.
Baca juga: TPA Jatiwaringin Terbakar, Pemkab Tangerang Pastikan 1.200 Ton Sampah per Hari Tetap Tertangani
Tumpukan sampah yang tinggi, embusan angin, serta bara api yang berada di lapisan bawah membuat proses pemadaman berlangsung lambat.
Para petugas juga terlihat menggunakan masker selama melakukan proses pemadaman.
Hingga berita ini ditayangkan, petugas masih berupaya melokalisasi kobaran api agar tidak terus merambat ke area lain di dalam TPA.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengerahkan dua helikopter water bombing untuk membantu memadamkan kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin.