Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada 71 perusahaan tercatat atau emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan auditan tahunan per 31 Desember 2025 dan/atau belum membayar denda atas keterlambatan penyampaian laporan.
Dalam pengumuman BEI tertanggal 30 Juni 2026, bursa membeberkan seluruh emiten tersebut telah dikenai Peringatan Tertulis III dan denda sebesar Rp 150 juta karena belum memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan sesuai ketentuan Bursa.
“Bursa telah memberikan Peringatan Tertulis III dan Denda sebesar Rp 150.000.000,00 kepada Perusahaan Tercatat yang belum memenuhi kewajiban penyampaian Laporan Keuangan dimaksud,” kata Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, dikutip Rabu (1/7).
BEI menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan hingga 29 Juni 2026, masih ada 71 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan auditan tahunan 2025 dan/atau belum melunasi denda keterlambatan.
Mengacu pada Peraturan Bursa Nomor I-H tentang Sanksi, BEI memutuskan melakukan suspensi terhadap 16 emiten di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi I 30 Juni 2026, sementara 55 emiten lainnya tetap berada dalam status suspensi sesuai status sebelumnya.
Berikut 71 emiten yang dikenai sanksi:
PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Cowell Development Tbk (COWL) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Aksara Global Development Tbk (GAMA) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Golden Plantation Tbk (GOLL) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Hillcon Tbk (HILL) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Indofarma Tbk (INAF) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Tanah Laut Tbk (INDX) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Polaris Investama Tbk (PLAS) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT SMR Utama Tbk (SMRU) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Sugih Energy Tbk (SUGI) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT) – Suspensi di Seluruh Pasar
PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) – Aktif (disuspensi di Pasar Reguler dan Tunai mulai 30 Juni 2026)
PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) – Suspensi di Seluruh Pasar.





