Kemlu Belum Terima Adanya WNI yang Terdampak Gelombang Panas di Eropa

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI belum menerima laporan terkait warga negara Indonesia (WNI) terdampak gelombang panas (heatwave) yang melanda Eropa sejak akhir Juni.

Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan sejauh ini WNI di Eropa masih dalam keadaan aman meskipun beberapa negara menyatakan siaga menghadapi gelombang panas.

Baca Juga :
Gelombang Panas di Prancis Tewaskan 300 Orang, Lansia Jadi Korban Terbanyak
1.300 Orang Lebih Tewas Akibat Gelombang Panas Ekstrem Melanda Eropa Sejak 21 Juni

"Kami sudah berkoordinasi dengan perwakilan-perwakilan kami di sana dan sampai saat ini belum ada WNI yang terdampak, yang melaporkan, atau menjadi korban dari heatwave; itu belum," kata Heni Hamidah di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

Namun demikian, perwakilan RI di negara-negara Eropa tetap mengimbau WNI untuk waspada dan melakukan langkah-langkah agar tidak terlalu terdampak oleh gelombang panas di Eropa.

Pada Minggu (28/6), Anadolu melaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 1.300 kematian tambahan di seluruh Eropa selama sepekan terakhir akibat gelombang panas ekstrem yang melanda benua tersebut.

"Lebih dari 1.300 kematian tambahan telah tercatat sejak 21 Juni yang terkait dengan suhu tinggi di Eropa," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.​​​​​​​

Ghebreyesus menyebutkan stres akibat panas merupakan "pembunuh senyap", apalagi bangunan rumah, tempat kerja, dan sekolah di Eropa tidak dirancang untuk menahan suhu setinggi itu.

WHO bekerja sama dengan negara-negara anggota dan mitra untuk memperkuat kesiapan, pencegahan, dan respons sistem kesehatan terhadap cuaca panas ekstrem. (Ant)

Baca Juga :
Viral Minta Tolong ke Prabowo dan KDM, Kemlu Pastikan PMI Asal Cianjur di Libya Selamat
Prancis Waspadai Berlanjutnya Gelombang Panas Masih Berlanjut
Trump Ancam Beri Tarif 100% Bagi Negara yang Pungut Pajak Digital ke Perusahaan AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KP2MI Koordinasikan Pemulangan TKW Cianjur yang Minta Dipulangkan dari Libya
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 Polisi Berprestasi
• 10 jam laludisway.id
thumb
Regional Launching New Honda Vario Evo 160, MPM Honda Jatim Hadirkan Workshop, Test Ride dan Promo Menarik
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bos Maktour Fuad Hasan Absen Pemeriksaan KPK terkait Kasus Kuota Haji, Sedang di Luar Negeri
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Gas Industri Turun, Pemerintah Dinilai Redam Risiko PHK di Sektor Manufaktur
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.