Penyanyi Keisya Levronka mengatakan bahwa banyak perjuangan berat yang dialaminya dan keluarga saat tahu adiknya, Lexi Valleno Havlenda, alami kecelakaan di kampusnya, Universitas Tarumanagara.
Tak hanya sang adik yang berusaha untuk sembuh, perjuangan juga dialami Keisya Levronka demi membantu adiknya untuk pulih.
"Perjuangannya, sebenarnya bukan cuma perjuangan adik, tapi perjuangan aku, Mama, kita semua lah ya. Satu keluarga itu berat banget sih prosesnya dari awal," kata Keisya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (1/7).
Dukungan Keisya Levronka untuk AdikDemi sang adik, Keisya bahkan rela untuk tidak mengambil beberapa pekerjaan agar dirinya bisa berada dekat demi adiknya itu.
“Benar-benar aku juga sempat enggak mau ngambil kerjaan selama beberapa bulan. Karena kan selain fisik, dia kan mentalnya juga. Jadi kita nemenin, iya," ucap Keisya.
"Cuma pas kemarin lihat dia malam, karena dia di rumah sakit, aku tidur kan di sofa, dia selama berapa bulan itu cuma bisa tahan doang, kita harus nyuapin," sambungnya.
Di samping mengurus dan memenuhi kebutuhan sang adik, sebagai musisi, Keisya bahkan juga ikut membuat lagu khusus bagi adiknya. Lagu itu murni terinspirasi dari kondisi hingga kedekatannya dengan sosok Lexi.
"Aku sempat bikin lagu juga buat adik, karena kenapa aku sempat sepatah hati itu, karena aku yang paling pusing mikirin adikku itu. Oh iya, dekat banget, dari kecil memang dekat banget, kita makan sepiring berdualah ibaratnya. Benar-benar sedekat itu," kata Keisya.
Adik Keisya, Lexi Valleno Havlenda, mengalami kecelakaan tragis ketika jatuh dari lantai 6 gedung kampusnya. Insiden tersebut terjadi saat ia mengikuti kegiatan latihan caving (susur gua) yang diadakan oleh organisasi pecinta alam di kampusnya, Universitas Tarumanagara.
Kejadian itu terjadi pada April 2023. Pihak keluarga Keisya sebelumnya turut menyoroti penanganan pertama yang dinilai fatal dan tidak sesuai prosedur medis darurat. Keluarga menilai Lexi tidak segera dievakuasi menggunakan ambulans, melainkan kendaraan umum.
Akibat insiden tersebut, Lexi mengalami cedera fisik parah hingga harus menjalani perawatan intensif.
Beberapa cedera fatal yang dialami Lexi, antara lain tulang ekor remuk hingga harus dipasang pen, trauma ginjal yang bergeser dan sempat tidak berfungsi, paru-paru terendam cairan darah, hingga sobekan pada hati.





