Wamenham Ungkap Penyebab 5 Calon Manajer Kopdes Tewas: Perubahan Pola Hidup, Sipil Masuk Barak

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal TNI (HOR) Donny Ermawan Taufanto mengatakan, 5 calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih meninggal karena penyebab yang berbeda-beda.

Donny menyebut, salah satu penyebabnya adalah karena perubahan pola hidup, di mana mereka yang terbiasa dalam kehidupan sipil, tiba-tiba masuk ke barak yang memiliki level disiplin tinggi.

"Memang penyebabnya berbeda-beda. Tapi kalau bisa kita tarik kesimpulan, pertama adalah karena kelelahan. Kemudian juga perubahan pola hidup, yang tadinya mungkin kehidupan sipil, masuk kehidupan ya di barak dan sebagainya yang mana semuanya harus disiplin nah itu mungkin juga mengagetkan juga. Selain juga faktor cuaca juga itu yang pertama," ujar Donny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Baca juga: Calon Manajer Kopdes yang Meninggal Dapat Santunan, dari Rp 92 Juta hingga Rp 168 Juta

Lalu, Donny menyebut penyakit bawaan calon manajer Kopdes juga menjadi penyebab kematian.

Dalam proses seleksi, kata Donny, penyakit bawaan calon manajer Kopdes memang terdeteksi, tapi masih dalam batas aman.

Baca juga: Utut Adianto Sebut Manajer Kopdes Dilatih Militer agar Menikah dengan Tugas, Tak Cuma Jaga Koperasi

Dengan demikian, Donny mengakui, tidak semua orang menjalani pendidikan calon manajer Kopdes dalam kondisi sehat.

"Nah ini yang menyebabkan beberapa dari mereka tidak semuanya, sebetulnya banyak juga yang kondisi kesehatannya tidak baik-baik semuanya, tapi hanya beberapa ini saja," jelasnya.

"Karena mungkin ada kasus-kasus tertentu ya kejadian yang tadi itu mungkin cuaca dan sebagainya sehingga menyebabkan dari kondisi yang sudah terbatas tersebut, akhirnya yang bersangkutan meninggal dunia," sambung Donny.

Baca juga: Calon Manajer Kopdes Batal Jadi Komcad Setelah Lulus

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara itu, Donny menyampaikan, tiga dari calon manajer Kopdes meninggal karena penyakit jantung, sedangkan dua lainnya karena paru-paru.

"Yang paru-paru semuanya ada di Jakarta, di Satdik di Halim, tapi yang lainnya yang di Baturaja, yang di Balikpapan dan yang di Singkawang itu terkait dengan penyakit jantung. Itu penyebab itu yang kami sampaikan kepada anggota Komisi I DPR," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rezaldi Hehanussa Turun Kasta! Eks Bek Andalan Persib dan Persija Pilih Gabung Semen Padang
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Tokopedia, Shopee, Lazada dan Blibli Mulai Pungut Pajak Seller Mulai 1 Agustus
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Dipimpin Prabowo, Polri Gelar Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 Hari Ini
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Cara Mengatasi Keputihan yang Tak Kunjung Berhenti
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Masyarakat Jatim Bisa Cek Kendaraan Hilang secara Online dengan Aplikasi ILMU Semeru
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.