Kemhan Pastikan Tak Ada Lagi Latihan Menembak dan Taktik Regu Senapan untuk Calon Manajer Kopdes

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Rabu (1/7/2026). (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kementerian Pertahanan memastikan tidak lagi memberikan materi menembak dan taktik regu senapan dalam pembekalan peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan hal itu melalui rekaman video, Rabu (1/7/2026).

Ia menyebut, Kemhan sebagai bagian dari panitia seleksai nasional, akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian.

Baca Juga: [FULL] Bakom RI & Peneliti Poshdem Soroti Kasus 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil

Sebagai bagian dari evaluasi tersebut, format kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai latsarmil tidak lagi dilaksanakan dalam bentuk sebelumnya

“Saat ini kegiatan diarahkan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial,” ucapnya.

Menurut dia, tujuan latihan tersebut bukan untuk membentuk peserta menjadi prajurit ataupun komcad, melainkan membangun karakter disiplin, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, tanggung jawab, kerja sama, serta kesiapan manajerial sebagai calon pengelola koperasi.

“Dalam penyesuaian ini materi teknis dan taktis militer sudah dihilangkan, termasuk kegiatan menembak, taktik regu senapan, serta kegiatan teknis, dan taktik militer lainnya,” kata dia.

“Tidak ada lagi latihan fisik dalam pengertian latihan militer. Aktivitas yang ada hanya bersifat olahraga ringan untuk menjaga kebugaran, seperti senam pagi atau jalan kaki ringan dengan tetap menyesuaikan kondisi masing-masing peserta.”

Pihaknya juga memperkuat aspek kesehatan para peserta melalui pemantauan harian, profiling kesehatan lanjutan, pemeriksaan bagi peserta yang memiliki faktor risiko, serta penguatan mekanisme pelaporan keluhan dan  rujukan medis.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kementerian pertahanan
  • latsarmil
  • latihan dasar militer
  • koperasi desa merah putih
  • sarjana penggerak pembangunan indonesia
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bandara Husein Bandung Siap Layani Pesawat ATR hingga Boeing 737, Beroperasi Mulai September 2026
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Alasan Orang yang Sering Menunda Pekerjaan Menurut Ilmu Psikologis
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tak Lagi di Monas, Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Kini Digelar di Cikeas
• 22 jam laludisway.id
thumb
Komisi I dan Pemerintah Setujui RUU Ratifikasi Pertahanan RI dengan Turki dan Malaysia
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Dukung Penerimaan Negara, POPSI Minta Metodologi Pembuktian Underinvoicing
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.