KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Kuansing Jadi Tersangka Usai OTT

republika.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali keterangan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnaen. Pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul penyerahan diri keduanya.

Keduanya sempat lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Tapi keduanya menyerahkan diri pada Selasa (30/6/2026).

Baca Juga
  • KPK Periksa Dito Ariotedjo, Dalami Pemberian Kuota Haji Tambahan
  • KPK Ungkap Aset Sitaan Japto Soerjosoemarno Terkait Gratifikasi Batu Bara
  • Asosiasi Gandeng KPK dan Kejagung Perkuat Tata Kelola Hak Partisipasi 10 Persen

"Bupati beserta Sekda Kuansing masih menjalani pemeriksaan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).

KPK menjelaskan permintaan keterangan telah masuk tahap penyidikan. KPK memutuskan menahan Suhardiman Amby, pada Rabu (1/7/2026). Suhardiman terlihat mengenakan rompi tahanan KPK ketika keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 15.40 WIB.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

KPK turut menahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnain serta Direktur Utama PT MIC, Ardiles. Keduanya turut mengenakan rompi tahanan berwarna oranye sebagai tanda sudah resmi ditahan.

Sebelum memasuki mobil tahanan, Suhardiman sempat menyampaikan pesan singkat. Suhardiman meminta publik mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

"Makasih mohon dukungannya doa ya kita asas praduga tak bersalah ya sama-sama kita berdoa ya," ujar Suhardiman.

Sebelumnya, KPK menyelenggarakan operasi senyap di Kuantan Singingi dan Jakarta sejak 30 Juni. Lewat kegiatan tersebut, KPK meringkus 10 orang dan lima dibawa ke gedung Merah Putih KPK.

Sedangkan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Kabupaten Kuansing Zulkarnaen menyerahkan diri usai tak terendus KPK. Keduanya lalu dijemput di Bandara Soekarno-Hatta, Banten dan digiring ke kantor KPK. 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Mulai Turun, Risiko Pasokan Global Masih Mengintai
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Indonesia Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Ekologi
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Cakap Hadirkan Cakap Next, Program Belajar Bahasa Online for Teens
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu Terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Warga Antusias Menonton
• 20 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.