Upaya Tingkatkan Kompetensi, Ratusan Pekebun Sawit Ikut Pelatihan di Bengkulu

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Ratusan pekebun di Kabupaten Bengkulu Selatan mengikuti pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang berlangsung di Kota Bengkulu.

Kegiatan yang merupakan inisai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, dan PT Daya Guna Lestari (DGL Learning Institute) ini berlangsung pada 28 Juni–3 Juli 2026.

Direktur Utama DGL Learning Institute, M. Gema Aliza Putra mengatakan kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi pekebun. 

"Kami ingin setiap peserta pulang tidak hanya membawa sertifikat, tetapi juga membawa keterampilan yang benar-benar bisa diterapkan di kebunnya. Karena itu, pembelajaran kami dirancang aplikatif, didukung Learning Management System (LMS), serta dilanjutkan dengan monitoring pascapelatihan agar ilmu yang diperoleh benar-benar memberikan dampak nyata bagi produktivitas dan tata kelola perkebunan kelapa sawit," kata Gema, Rabu (1/7/2026).

Sementara, Koordinator Pengembangan Kelapa Sawit, Mula Putra mengatakan jika Bengkulu merupakan salah satu daerah penyangga produksi kelapa sawit nasional. 

Kendati demikian, produktivitas nasional saat ini masih berada pada kisaran 3,3–3,5 ton per hektare terbilang masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan hingga mendekati potensi optimal.

Ia memaparkan jika BPDP memiliki tiga program strategis berupa Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Sarana dan Prasarana, serta Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit.

Menurutnya ketiga program tersebut, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor yang sangat strategis.

Ia berharap para pekebun mampu menerapkan landasan dalam mengelola usaha perkebunan kelapa sawit dalam upaya kemajuannya.

"Serap seluruh materi yang diberikan, jangan ragu untuk berdiskusi apabila masih terdapat hal yang belum dipahami. Setelah kembali ke daerah masing-masing, kami berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya diterapkan di kebun sendiri, tetapi juga dibagikan kepada pekebun lainnya sehingga manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit Indonesia," pungkasnya.(raa)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BEI Bekukan Saham SINI, Rights Issue Rp3,6 Triliun Tetap Jalan
• 4 menit laluidxchannel.com
thumb
Tragis! Siswa SMP di Lumajang Tewas Usai Jadi Korban Bullying Teman Sekelas | BERUT
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Ungkap Pihak Tak Dikenal Jemput Bupati Kuansing Saat OTT
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dokter Tifa Tegaskan Tak Akan Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi: Saya Melakukan Perlawanan
• 14 menit lalukompas.tv
thumb
Ditjen Bina Marga Mengusulkan Tambahan Anggaran Rp59,83 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur Konektivitas pada 2027
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.