Progres Perundingan AS-Iran Tekan Harga Minyak ke Level Terendah Maret 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Harga minyak mentah dunia jatuh ke level terendah dalam empat bulan terakhir menyusul optimisme terhadap kemajuan negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Melansir Aljazeera, Kamis (2/7/2026), minyak mentah berjangka Brent turun US$1,38 atau 1,89% menjadi US$71,57 per barel pada perdagangan Rabu (1/7).

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi US$0,92 atau 1,32% ke level US$68,58 per barel. Kedua kontrak tersebut ditutup pada posisi terendah sejak Maret.

Tekanan terhadap harga minyak muncul setelah pejabat tinggi AS menyampaikan sinyal positif terkait perundingan dengan Iran. Presiden Donald Trump sebelumnya menyebut pembicaraan berlangsung "sangat baik", sementara Wakil Presiden JD Vance mengatakan proses negosiasi berjalan "sangat baik" dan menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Vance mengatakan pemerintah AS akan terus mendorong tercapainya kesepakatan dengan itikad baik. Menurutnya, terdapat momentum positif di kalangan pemerintahan Iran untuk membuka babak baru hubungan kedua negara.

Meski demikian, Vance menegaskan Washington tetap menyiapkan berbagai opsi apabila Iran kembali mengembangkan program nuklir, mengancam negara-negara tetangga, atau mendukung aktivitas terorisme.

Baca Juga

  • Harga Emas & Perak Terpoles Minyak
  • Jurus Cegah Harga Minyakita di Atas HET, Blacklist Pedagang Nakal sampai Tambah Distribusi
  • Kata Wamenko Pangan soal Dugaan Minyakita Mahal Akibat MBG

"Jika Iran berupaya membangun Kembali program pengayaan nuklirnya, mengancam negara tetangga, dan mendukung terorisme, Presiden Trump memiliki opsi untuk meresponsnya," ujar Vance dalam pernyataannya.

Iran selama ini membantah tuduhan bahwa negara tersebut tengah mengembangkan senjata nuklir.

Vance juga mengonfirmasi delegasi AS saat ini melakukan pembicaraan tidak langsung dengan Iran di Doha, Qatar, untuk membahas pengaturan lalu lintas maritim, termasuk keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan pembahasan antara mediator Qatar dan Pakistan dengan delegasi AS maupun Iran menghasilkan "kemajuan positif" terkait sejumlah isu yang dibahas.

”Kedua pihak sepakat melanjutkan negosiasi dalam waktu dekat setelah rangkaian prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran selesai dilaksanakan,” tulis juru bicara tersebut di X.

Mantan diplomat AS Gordon Gray menilai penggunaan istilah "kemajuan positif" menunjukkan kedua belah pihak terlibat secara serius dalam proses diplomasi.

"Istilah 'kemajuan yang positif' jauh lebih baik dibanding mengatakan pembicaraan berlangsung 'terbuka dan terus terang', yang dalam bahasa diplomatik biasanya berarti perundingan berjalan buruk. Saya memandangnya sebagai sinyal yang baik,” jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Perundingan Damai dan Pulihnya Selat Hormuz
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
BPS Proyeksi Produksi Beras Januari-Agustus 2026 Naik Jadi 25,28 Juta Ton
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Menguak 4 Arti Mimpi Makan Menurut Psikologis, Benarkah Tanda Cemas atau Butuh Kasih Sayang?
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Ini Cara Membedakan Makan karena Lapar dan Emotional Hunger
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prediksi Skor Spanyol vs Austria, Head to Head dan Susunan Pemain
• 27 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.