Pengakuan Jujur Pelatih RD Kongo usai Dikalahkan Inggris di Piala Dunia 2026: Harry Kane Menghukum Kami

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pelatih Republik Demokratik (RD) Kongo, Sebastien Desabre, mengakui timnya tampil baik saat menghadapi Inggris pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, menurutnya, kualitas individu Harry Kane menjadi pembeda yang membuat RD Kongo harus mengakhiri perjalanan setelah kalah 1-2, KAmis 2 Juli 2026.

RD Kongo sebenarnya sempat mengejutkan Inggris dengan unggul lebih dulu melalui gol Brian Cipenga pada menit ketujuh. Tim asuhan Desabre mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki babak kedua sebelum Harry Kane membalikkan keadaan lewat dua gol pada menit ke-75 dan ke-86.

Baca Juga :
Kata-kata Berkelas Harry Kane usai Ceta Brace saat Inggris Tekuk RD Kongo 2-1
Hasil Belgia Vs Senegal: Comeback Dramatis, The Red Devils Menang 3-2 dan Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Desabre menilai anak asuhnya telah menjalankan pertandingan sesuai rencana. Namun, ia mengakui timnya memberikan ruang pada momen-momen krusial yang mampu dimanfaatkan oleh salah satu penyerang terbaik dunia.

Penyerang RD Kongo, Brian Cipenga saat cetak gol ke gawang Inggris di Piala Dunia 2026
Photo :
  • ROBERTO SCHMIDT / AFP

"Menjelang akhir pertandingan kami memberikan dua peluang, lalu salah satu pemain terbaik di dunia mencetak dua gol ke gawang kami. Sangat disayangkan," kata Desabre seperti dikutip dari laman FIFA.

Kekalahan tersebut membuat langkah RD Kongo di Piala Dunia 2026 terhenti pada babak 32 besar. Sementara itu, Inggris memastikan tiket ke babak 16 besar setelah berhasil melakukan comeback pada babak kedua.

Meski gagal melaju ke fase berikutnya, Desabre tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Pelatih asal Prancis itu menilai pengalaman menghadapi tim kuat seperti Inggris akan menjadi bekal penting bagi perkembangan sepak bola RD Kongo di masa mendatang.

"Mereka mendapatkan banyak pengalaman dengan menghadapi tim seperti ini," ujarnya.

Desabre juga mengakui skuadnya masih membutuhkan pengalaman untuk bersaing secara konsisten di level tertinggi. Menurutnya, proses pembelajaran harus terus berlanjut agar RD Kongo mampu tampil lebih kompetitif pada turnamen berikutnya.

"Kami terus belajar dan terus berkembang. Kami akan melanjutkan proses ini dengan tenang," tutur Desabre.

Baca Juga :
Hasil Babak Pertama Belgia Vs Senegal: Singa Teranga Unggul 1-0 lewat Gol Habib Diarra
Pesan Menyentuh Virgil van Dijk usai Ronald Koeman Mundur dari Timnas Belanda
Sedang Berlangsung! Ini Link Live Streaming Belgia Vs Senegal di Piala Dunia 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Nyatakan Banding Terkait Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
PDI-P Sebut Putusan MK soal Pilkada Langsung Tutup Wacana Pemilihan Lewat DPRD
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Bupati Kuansing Kader Gerindra Tersangka, Jubir: Prabowo Berkali-kali Katakan Jangan Korupsi
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Terima Hadiah Pulpen Emas dari Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
• 7 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.