Menteri Pigai Minta TNI dan Polri Kendalikan Personel Usai Pendeta GKI Tewas

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabar tewasnya Elianus Egimbau (20 tahun), seorang pendeta Gereja Kristen Injili (GKI) di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, menjadi sorotan serius bagi pemerintah. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mendesak TNI dan Polri agar lebih ekstra mengawasi personelnya selama berdinas di Bumi Cenderawasih.

Pigai menyebut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebaiknya bisa memastikan para personelnya profesional dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keamanan di seluruh Papua. Menurut dia, hal itu dilakukan agar TNI dan Polri lebih dapat menjamin perlindungan terhadap warga sipil di Tanah Papua.

Baca Juga
  • TPNPB-OPM Klaim Seorang Pendeta GKI Tewas Ditembak di Intan Jaya
  • Lima Anggota OPM Mewoluk Puncak Jaya Ikrar Balik ke NKRI
  • Wapres Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Kebudayaan Papua

"Kementerian HAM minta Panglima TNI dan Kapolri kendalikan anggota di lapangan, atensi khusus peristiwa tewasnya pendeta GKI di Intan Jaya," kata Pigai melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurut dia, pemerintah melalui Kementerian HAM, menaruh keprihatinan yang mendalam atas tewasnya Elianus Egimbau di Kabupaten Intan Jaya, Senin (29/6/2026). Elianus diketahui sebagai salah satu pemangku keagamaan di Papua Tengah. Sang pendeta itu dikabarkan tewas saat terjadi insiden kontak tembak antara pasukan keamanan dengan kelompok bersenjata OPM.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pigai mengacu pada klaim dua pihak menyangkut kontak tembak yang menewaskan Elianus. "Peristiwa penembakan pendeta tersebut menjadi sorotan setelah diklaim oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Dan sementara aparat keamanan (TNI-Polri) masih melakukan pendalaman atas insiden tersebut," ucap Pigai.

Namun versi mana pun yang benar, Pigai menegaskan, perannya sebagai menteri yang menangani permasalahan HAM, menghendaki agar otoritas negara dapat memastikan pengendalian total para personelnya di lapangan. Langkah itu demi memastikan perlindungan terhadap warga sipil di Papua.

"Panglima TNI dan Kapolri harus memastikan seluruh personel yang bertugas di Papua menjalankan tugas secara profesional serta mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil. Penembakan pendeta di Intan Jaya kita minta Panglima TNI dan Kapolri agar mengendalikan anggotanya yang bertugas di Papua," ujar Pigai.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Israel Sengaja Bunuh Bayi Palestina, Demi Apa?
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Board of Peace Segera Kelola Pusat Penampungan di Gaza
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Selain Suap, Bupati Kuansing Diduga Terlibat Kasus Pelepasan Hutan
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Begini Hitung-hitungan Tarif Ojol Baru Menurut Serikat Pekerja
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kunjungan Turis Asing Januari-Mei 2026 Tembus 6,07 Juta, Tertinggi Sejak 2020
• 21 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.