Bisnis.com, JAKARTA — Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026 menjadi yang tertinggi sejak 2020.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total kunjungan wisman mencapai 6,07 juta kunjungan pada 5 bulan pertama tahun ini.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, jumlah kunjungan wisman tersebut meningkat 7,68% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.
"Capaian kunjungan wisman Januari sampai dengan Mei tahun 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020," kata Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/7/2026).
Secara bulanan, jumlah kunjungan wisman pada Mei 2026 mencapai 1,38 juta kunjungan, terdiri atas 1.193.552 kunjungan melalui pintu masuk utama dan 188.535 kunjungan melalui pintu masuk perbatasan.
Dengan capaian tersebut, jumlah kunjungan wisman pada Mei 2026 meningkat 10,69% dibandingkan April 2026. Secara tahunan, jumlah kunjungan wisman juga naik 5,83% dibandingkan Mei 2025.
Baca Juga
- Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan untuk Genjot Wisman
- Kemenpar Targetkan Kunjungan Wisman Capai 19,1 Juta pada 2027, Naik 10%
- Misi Kejar Target Ambisius Wisman Terhadang Infrastruktur Konektivitas
Berdasarkan data BPS, tren pemulihan kunjungan wisatawan mancanegara terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir. Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman pada Januari—Mei tercatat sebanyak 4,05 juta kunjungan pada 2020, kemudian turun menjadi 1,56 juta pada 2021 akibat pandemi Covid-19.
Selanjutnya, jumlah kunjungan wisman meningkat menjadi 5,89 juta pada Januari—Mei 2022, kemudian kembali naik menjadi 11,68 juta pada 2023 dan 13,89 juta pada 2024. Pada Januari—Mei 2025, jumlah kunjungan wisman mencapai 15,39 juta, sementara capaian Januari—Mei 2026 tercatat sebanyak 6,07 juta kunjungan atau menjadi yang tertinggi untuk periode Januari—Mei sejak 2020.





