JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bibit Siklon Tropis 96W yang terpantau di Laut China Selatan bagian barat Filipina berpotensi tinggi berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Kondisi tersebut diprakirakan meningkatkan potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis (2/7/2026).
Dalam prakiraan cuaca yang disiarkan BMKG, Prakirawan BMKG Miftah Ali menjelaskan bibit Siklon Tropis 96W memiliki tekanan udara minimum 1.000 hPa, kecepatan angin maksimum 35 knot, dan bergerak ke arah barat laut.
Menurut dia, sistem tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di Laut Natuna Utara, Laut China Selatan, Laut Sulu, laut di wilayah barat hingga timur Filipina, serta di sekitar bibit siklon tropis.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG 2-3 Juli 2026, Simak Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Miftah menambahkan, BMKG juga mendeteksi sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera Barat dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya.
Kedua sistem itu membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari pesisir hingga perairan barat Sumatera Barat, serta dari perairan utara Papua Barat Daya menuju Laut Halmahera bagian utara.
"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi ataupun konfluensi tersebut," kata Miftah.
Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan diprakirakan terjadi di sejumlah kota besar dengan rincian sebagai berikut:
Hujan sedang
- Medan
- Tanjung Selor
- Mamuju
Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- Cuaca 2 Juli 2026
- Bibit Siklon 96W
- Siklon Tropis
- Prakiraan Cuaca
- Hujan Lebat





