Lima Menu Sarapan Ini Disebut Bikin Kolesterol Melonjak

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengelola kolesterol tinggi tidak hanya bisa dilakukan dengan mengurangi makanan berlemak saat makan siang atau malam, tetapi juga dimulai dari menu sarapan. Pemilihan makanan pada pagi hari dinilai berperan penting dalam menjaga kadar kolesterol tetap terkendali sekaligus mendukung kesehatan jantung.

Berikut lima makanan yang sebaiknya dibatasi saat sarapan untuk menjaga kadar kolesterol, dikutip dari Very Well Health, Kamis (2/7/2026):

Baca Juga
  • Kecap Manis Tinggi Natrium, Ini Dampaknya Jika Dimakan Berlebihan
  • Kapan Waktu Terbaik Makan Buah? Ini Jawaban Ahli Gizi
  • Enam Makanan yang Bisa Mendukung Umur Panjang dan Penuaan Sehat

1. Bacon, ham, atau sosis

Daging olahan seperti bacon, ham, dan sosis mengandung lemak jenuh yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol "jahat". Peningkatan kadar LDL diketahui berkaitan dengan risiko penyakit jantung.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain itu, ketiga jenis daging olahan tersebut juga tinggi natrium. Asupan natrium yang berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis yang berhubungan dengan kolesterol tinggi. Karena itu, penderita kolesterol tinggi disarankan untuk menghindari menu sarapan berbahan daging olahan tersebut.

2. Gorengan

Gorengan menjadi salah satu menu sarapan masyarakat Indonesia. Namun, konsumsi makanan yang digoreng sebaiknya dibatasi, terutama bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi.

Proses menggoreng terutama dengan teknik deep frying atau menggunakan minyak yang dipakai berulang kali, berpotensi mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan risiko penyakit jantung. Kentang goreng termasuk makanan yang sebaiknya dihindari. Meski kentang mengandung vitamin C, kalium, dan serat, sebagian nilai gizi tersebut dapat hilang ketika digoreng.

3. Kopi dengan krimer

Krimer kopi berperisa memang dapat menambah cita rasa minuman, tetapi produk ini sering kali mengandung gula, lemak trans, dan berbagai bahan tambahan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, banyak orang tanpa sadar menggunakan krimer melebihi takaran sajì yang dianjurkan, yakni sekitar satu sendok makan. Kebiasaan tersebut dapat menambah asupan kalori, gula, dan lemak yang sebaiknya dibatasi oleh penderita kolesterol tinggi,

4. Roti isi dengan daging olahan

Roti isi dengan daging olahan, seperti sosis atau ham, sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi. Selain mengandung lemak jenuh dari daging olahan, produk siap saji juga umumnya tinggi natrium

5. Telur

Telur merupakan salah satu menu sarapan yang kaya protein serta mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin B, folat, dan kolin, yang bermanfaat bagi tubuh. Meski demikian, beberapa pedoman gizi menyarankan agar konsumsi telur dibatasi karena kandungan kolesterol makanannya cukup tinggi, terutama bagi orang yang telah memiliki kadar kolesterol tinggi.

Namun, telur tidak perlu dihindari sepenuhnya. Porsinya dapat dibatasi menjadi satu butir telur utuh atau dua putih telur per hari.

Meski beberapa makanan perlu dibatasi, penderita kolesterol masih memiliki banyak pilihan aman untuk sarapan. Beberapa di antaranya buah-buahan segar, Greek yogurt, selai kacang, biji-bijian utuh, roti panggang dengan alpukat, smoothie, dan sayuran.

Selain memperbaiki pola makan, pengelolaan kolesterol tinggi juga perlu didukung dengan perubahan gaya hidup. Antara lain melakukan aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, tidur yang cukup, mengganti lemak jenuh dengan lemak yang lebih sehat, dan membatasi konsumsi garam.

Kemudian memperbanyak asupan serat larut, meningkatkan konsumsi buah dan sayuran, menambah asupan asam lemak omega-3, mengonsumsi lebih banyak stanol dan sterol nabati yang terdapat pada biji-bijian utuh, kacang-kacangan, polong-polongan, dan minyak zaitun, menghindari alkohol bila memungkinkan, serta berhenti merokok.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Bisa Dibantu Hujan Buatan
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kasus Intimidasi Dokter Icha, Tiga Oknum DPRD TTU Diperiksa Polisi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sidang Adik Keisya Levronka yang Jatuh dari Lantai 6 Kampus, Keluarga Gugat Yayasan Rp 1 Miliar
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Defisit Migas Tembus US$ 12 Miliar hingga Mei 2026
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rizky Nazar Ungkap Daya Tarik Sebening Cinta, Polisi Dibesarkan Mafia hingga Cinta Segitiga Penuh Rahasia
• 23 menit lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.