Presenter Billy Syahputra dan Vika Kolesnaya menerapkan pola asuh dua bahasa terhadap buah hatinya yang pertama. Vika menggunakan bahasa Rusia, sementara Billy menggunakan bahasa Indonesia ketika berkomunikasi dengan anak mereka.
Kendati demikian, pola asuh dua bahasa itu cukup memberikan dampak bagi perkembangan sang buah hati. Billy Syahputra menilai anaknya terlihat sedikit bingung dalam menangkap pesan yang dia sampaikan.
Hal ini Billy lihat dari raut wajah sang anak saat berkomunikasi dengannya. Apalagi, Billy mengatakan bahwa putranya lebih familiar dengan bahasa Rusia yang digunakan oleh Vika.
"Mungkin ya dari sudut pandang gue tuh kayak anak gue tuh agak sedikit bingung, karena Mama sepenuhnya itu pakai bahasa Rusia selalu," kata Billy di Jakarta Timur.
"Bapaknya masih tidur, anak gue tuh diajak mainnya pakai bahasa Rusia. Tapi susternya pakai bahasa Indonesia. Gue pakai bahasa Indonesia. Ini anak gue tuh kadang masih agak sedikit bingung," tambahnya.
Billy menyadari bahwa penggunaan dua bahasa tersebut akan membuat buah hatinya mengalami keterlambatan bicara. Kendati demikian dia berharap agar buah hatinya kelak bisa berkomunikasi dengan menggunakan dua bahasa itu.
"Kalau dari sudut pandang gue ya, memang real itu. Jadi ya mudah-mudahan, bisa lah nantinya dua bahasa yang memang di di apa namanya? Dijabarkan sama anak gue, gitu," tutur Billy.
Hal senada disampaikan oleh Vika. Dia menyadari dampak penggunaan metode dua bahasa tersebut terhadap tumbuh kembang anak. Namun, dia ingin putranya dapat memahami bahasa ibunya.
"Karena anaknya kita itu, kita jadi dua bahasa. Kalau aku di rumah selalu sama anak pakai bahasa Rusia. Kalau susternya sama suami pakai bahasa Indonesia. Makanya yang aku tahu, anak yang belajar dua bahasa itu nanti lebih terlambat dia sudah bisa bicara," tutur Vika dalam kesempatan yang sama.
Terlepas dari keterlambatan komunikasi, Vika mengungkapkan perkembangan motorik sang buah hati yang kini berusia 9 bulan. Kata Vika, putranya kini sudah bisa merangkak dan belajar berdiri.
"Sudah merangkak, merangkak, terus sudah bisa berdiri dan sedikit lepas tangan. Bisa dibilang mau jalan? Belum. Tapi sudah coba-coba, dan ada sedikit suara-suara, nggak bisa bicara tapi ada sedikit seru-seru gitu," tukasnya.





