Indonesia resmikan kembali pusat pelatihan pertanian di Gambia

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Indonesia dan Gambia meresmikan kembali Pusat Pelatihan Pertanian Petani Pedesaan (Agricultural Rural Farmers Training Center/ARFTC) di Jenoi, Gambia, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di Afrika Barat.

“Ini adalah pembaruan komitmen Indonesia untuk terus berjalan bersama Gambia dalam memperkuat ketahanan pangan, membangun kapasitas, dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” kata Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam pernyataan tertulis Kemlu RI di Jakarta, Kamis.

Peresmian itu dilakukan oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Luar Negeri Gambia Sering Modou Njie di sela-sela rangkaian Sidang Komisi Bersama ke-2 Indonesia-Gambia di Banjur, Rabu (1/7).

Arrmanatha mengatakan bahwa Indonesia sedang menjajaki potensi kolaborasi dengan negara mitra pembangunan lainnya melalui skema Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular untuk menyelenggarakan pelatihan di ARFTC Jenoi bagi negara-negara Afrika.

ARFTC diharapkan dapat berkembang sebagai pusat unggulan regional yang memperkuat inovasi pertanian, pengembangan sumber daya manusia, dan ketahanan pangan di kawasan Afrika Barat.

Indonesia menegaskan akan terus menjadi mitra bagi Gambia dalam memperkuat ketahanan pangan, membangun kapasitas, dan berbagi pengalaman pembangunan untuk kemajuan Gambia dan kawasan Afrika Barat.

“Karena persahabatan sejati, sebagaimana hasil panen terbaik, lahir dari komitmen dan aksi nyata yang terus kita pupuk dan pelihara bersama,” kata Arrmanatha.

ARFTC didirikan pada 1996 dan diinisiasi melalui kerja sama Pemerintah Indonesia, Yayasan Amal Masyarakat Pertanian Indonesia (YAMPI), dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Sejak berdiri, ARFTC telah menjadi pusat pelatihan bagi lebih dari 6.000 petani dan penyuluh pertanian dari Gambia maupun negara-negara Afrika Barat, seperti Guinea, Liberia, Mali, dan Senegal.

Baca juga: Kemlu upayakan WNI di detensi Kamboja bebas denda "overstay"


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 Malam Ini (2/7), Apresiasi 60 Korporasi Terbaik
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Sempat Bikin Malu Jerman, Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Mundur Setelah Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Harry Kane Dekati Mbappe dan Lionel Messi
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Soal Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah Jawa, Tenggara: Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenhut Tegaskan Komitmen Tata Kelola Transparan di Tengah Penyidikan KPK
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.