Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut 40 persen dari 1 juta pengungsi Lebanon telah kembali ke daerah asal mereka. Hal itu disampaikan Stephane Dujarric Juru Bicara PBB, dalam konferensi yang digelar, Rabu (1/7/2026) waktu setempat.
Dujarric menerangkan bahwa perkembangan tersebut merupakan langkah penting menuju pemulihan, meskipun ribuan orang masih mengungsi dan terus bergantung pada bantuan kemanusiaan.
“Ini menandai langkah penting menuju pemulihan, namun ribuan orang masih mengungsi dan terus bergantung pada bantuan kemanusiaan,” kata Dujarric, melansir Antara, Kamis (2/7/2026).
“Kami menegaskan kembali bahwa kepulangan harus berlangsung dengan aman, sukarela, dan bermartabat, serta mereka yang kembali harus memiliki akses terhadap bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan.”
Dujarric juga menyampaikan bahwa Program Pangan Dunia (WFP) bersama para mitranya pada Selasa telah menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau di Lebanon selatan.
“Kami terus menekankan bahwa akses kemanusiaan harus diberikan kepada semua pihak yang membutuhkan,” ujarnya.
Israel melancarkan serangan terbaru di Lebanon pada awal Maret dan hingga kini menolak menarik pasukannya dari wilayah tersebut meskipun telah ada gencatan senjata dan kerangka kesepakatan yang dimediasi Amerika Serikat.(ant/kir/ipg)




