Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Dipercepat, Kemenhub Siapkan 2 Opsi

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyiapkan dua opsi dalam percepatan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung (BDO) untuk melayani pesawat jet.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyampaikan bahwa seluruh kesiapan operasional untuk melayani pesawat jet ditargetkan dapat terpenuhi pada 17 September 2026.

Meski demikian, pihaknya juga menyiapkan skenario percepatan sesuai arahan Menteri Pertahanan agar bandar udara siap direaktivasi pada 17 Agustus 2026. 

“Untuk memastikan kesiapan tersebut, Ditjen Hubud akan melakukan koordinasi lanjutan bersama Komandan Lanud Husein Sastranegara guna menyepakati waktu pelaksanaan reaktivasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis (2/7/2026). 

Persiapan reaktivasi telah dilakukan pada sisi udara atau air side maupun sisi darat (land side) dalam dua hingga tiga minggu terakhir.

Terkait kapan pastinya waktu reaktivasi, Lukman menyampaikan bahwa seluruh proses dilaksanakan berdasarkan hasil kajian operasional dan safety assessment yang komprehensif.

Baca Juga

  • Bandara Husein Siap Dibuka Lagi, Layani Penerbangan Domestik & Internasional
  • KDM: Nasib Bandara Husein Sastranegara dan Kertajati Ditentukan Pertengahan Juni
  • Dilema Reaktivasi Husein Sastranegara

Reaktivasi pun akan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap seluruh regulasi penerbangan sipil. 

Pihaknya telah menyetujui kajian operasional dan safety assessment sebagai dasar pelaksanaan reaktivasi, serta memastikan seluruh kebutuhan teknis dan operasional dipenuhi sebelum bandar udara kembali beroperasi secara optimal. 

Lukman juga telah menyiapkan dua opsi operasional reaktivasi. Opsi pertama adalah pengoperasian bandar udara untuk melayani pesawat ATR72-500, penerbangan bisnis (business aviation), dan penerbangan charter. 

Sementara opsi kedua memungkinkan Bandar Udara Husein Sastranegara melayani pesawat Boeing 737-800 dan Airbus A320 dengan penerapan sistem slot management guna mengatur kapasitas operasional secara aman dan efektif. 

"Seluruh persiapan dilakukan secara cermat melalui koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan agar bandar udara dapat kembali memberikan layanan yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat," ujar Lukman.  

Keterbatasan BDO

Bandar Udara Husein Sastranegara tercatat memiliki sejumlah keterbatasan, antara lain luas lahan yang terbatas akibat kepadatan permukiman di sekitar bandar udara. Fasilitas landasan pacu sepanjang 2.220 x 45 meter juga tidak memungkinkan lagi untuk diperpanjang. 

Lukman menyampaikan bahwa landasan pacu eksisting ini sebenarnya dapat mendukung operasional pesawat Boeing 727-800, tetapi dengan penerapan pembatasan berat lepas landas (RTOW).  

Ada pula keterbatasan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), serta penggunaan bersama dengan TNI Angkatan Udara. 

Untuk mendukung pelayanan pesawat kategori kritis seperti Boeing 737-800 dan Airbus A320, diperlukan sejumlah peningkatan infrastruktur, meliputi overlay runway dan taxiway, rekonstruksi apron rigid serta overlay apron fleksibel.  

Selain itu, diperlukan peningkatan kategori Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) menjadi Kategori 7, penambahan kendaraan Aircraft Rescue and Fire Fighting (ARFF), penguatan personel, serta perbaikan fasilitas terminal berupa perbaikan atap, waterproofing, dan penyempurnaan fasilitas pelayanan penumpang. 

Sebagai bagian dari upaya percepatan, Ditjen Hubud mendorong pemenuhan segera persyaratan PKP-PK Kategori 7 melalui mobilisasi sumber daya yang telah tersedia dengan opsi berupa pemindahan kendaraan PKP-PK dari Bandar Udara Kertajati setelah selesainya operasional pemulangan jemaah haji. 

Seluruh kebutuhan peralatan pendukung juga akan dipenuhi melalui mobilisasi aset tanpa pengadaan baru sehingga proses reaktivasi dapat berjalan lebih efisien.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua ABK WNI yang Hilang di Perairan Korsel Belum Ditemukan, Pencarian oleh Penjaga Pantai Dihentikan
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Hut Bhayangkara Ke-80, Polres Jeneponto Bagikan Bantuan, Waujudkan Kepolisian Hadir Di Hati Rakyat
• 20 jam laluterkini.id
thumb
Usai Disekap, Tiga Karyawan Percetakan di Jakpus Dilaporkan Balik
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Chelsea Resmi Merekrut Marco Palestra Bek Timnas Italia
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.