Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap penyebab munculnya tumpukan sampah yang viral di depan Rusun Albo, Jalan Swadaya, RW 08, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Pramono mengatakan, persoalan tersebut tidak lepas dari berkurangnya kapasitas tampung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Oleh sebab itu, Pemprov DKI mempercepat program pemilihan sampah.
Advertisement
Menurut Pramono, saat ini sebanyak 54 ton sampah sudah tuntas dibersihkan usai adanya laporan dari warga.
"Berkaitan dengan tumpukan sampah di Cakung, kebetulan tumpukan ini di sosmed begitu ramai dan kemarin ketika saya mendapatkan laporan dari masyarakat, saya langsung memerintahkan untuk dibersihkan. Dan Alhamdulillah kemarin sudah dibersihkan," kata Pramono di Grogol, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026).
Meski tumpukan sampah telah dibersihkan, Pramono menilai peristiwa itu menjadi pengingat, bahwa Jakarta masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah.
"Tetapi ini menjadi catatan bagi kita semua bahwa peristiwa yang seperti ini bisa terjadi karena memang problem sampah di Jakarta. Karena ada pengurangan tampungan di Bantargebang, ini mengakibatkan pilah sampah itu menjadi program salah satu yang harus dikejar," ujarnya.




