tvOnenews.com - Yuvita perlahan menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan intensif akibat dugaan penyiksaan yang dialaminya. Di balik kabar tersebut, keluarga mengaku masih dihantui pertanyaan yang belum terjawab, yakni mengapa Taufik Hidayat tega melakukan tindakan yang dinilai telah menghancurkan kehidupan korban.
Meski kondisi fisik Yuvita mulai membaik, luka batin keluarga belum juga pulih. Mereka mengaku masih sering mengingat berbagai peristiwa sebelum kasus ini terungkap, termasuk momen-momen yang saat itu dianggap biasa, tetapi belakangan disadari sebagai tanda bahwa Yuvita sedang berada dalam tekanan.
Kakak korban, Afif, mengaku menyimpan penyesalan karena terlalu percaya bahwa adiknya mampu menjaga diri sendiri. Ia baru menyadari setelah semuanya terungkap bahwa sejumlah sikap Yuvita saat itu diduga terjadi karena berada di bawah ancaman pelaku.
"Kenapa gitu ya? Dulu saya nyari-nyari, kenapa saya enggak ngeh bahwa dia waktu bilang ke saya, 'Sudah, jangan cari saya.' Itu tuh dia dalam tekanan. Kenapa saya enggak mikir ya, enggak ngeh gitu," ungkap Afif dalam tayangan Intens Investigasi.
Afif mengaku selama ini menganggap keluarganya sudah memberikan kebebasan kepada Yuvita karena usianya yang dinilai cukup dewasa. Pemikiran itulah yang kini justru terus menghantuinya.
"Saya selalu mikirnya tuh ya mungkin kita juga terlalu over kalau enggak terlalu ngebebasin dia gitu," tutur Afif.
Ia juga masih mengingat saat Yuvita sempat memarahinya. Kala itu, Afif sama sekali tidak menduga bahwa kemarahan sang adik diduga terjadi karena berada dalam situasi yang penuh tekanan.
"Kenapa enggak ngeh gitu waktu dia teriak ke saya, marah-marahin saya. Padahal itu dalam ancaman pelaku, kondisi tertekan juga kayak gitu," lanjut Afif.
Pengakuan serupa datang dari kakak ipar korban, Melani. Sebelum kasus ini terungkap, ia sempat berupaya mencari keberadaan Yuvita dengan mengunggah informasi di media sosial karena menduga adik iparnya dibawa kabur oleh pelaku.
Namun, upaya tersebut justru mendapat respons tak terduga. Melani mengungkapkan bahwa Yuvita meneleponnya pada hari yang sama dan meminta agar dirinya tidak lagi dicari.




