Lepas Bisnis Periklanan, Era Media (DOOH) Kembali Pangkas Anak Usaha 

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

DOOH menjual 599 saham atau 100 persen kepemilikannya dengan nilai Rp599 juta.

Lepas Bisnis Periklanan, Era Media (DOOH) Kembali Pangkas Anak Usaha (Foto: dok DOOH)

IDXChannel - PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) kembali merampingkan portofolio bisnisnya dengan melepas anak usaha bidang periklanan dan konsultasi manajemen, PT Era Maju Media (EMM).

Dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (2/7/2026) DOOH menjual 599 saham atau 100 persen kepemilikan di EMM kepada PT Semesta Bersama Global dengan nilai transaksi sebesar Rp599 juta.

Baca Juga:
Siapa Pemegang Saham Mayoritas DOOH? Pengelola Iklan di KRL, Ini Owner-nya

Transaksi tersebut tidak termasuk transaksi afiliasi maupun transaksi material berdasarkan POJK Nomor 17/POJK.04/2020.

Sebagai informasi, PT Era Maju Media didirikan pada Desember 2022 dengan modal dasar sebesar Rp1 miliar, sementara modal ditempatkan dan disetor mencapai Rp600 juta.

Baca Juga:
Lepas Bisnis Konsultan Penjualan, Era Media (DOOH) Fokus ke Sektor E-Commerce

EMM menjalankan kegiatan usaha di bidang jasa periklanan, meliputi media luar ruang (out-of-home/OOH), media digital, serta layanan konsultasi manajemen yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Langkah divestasi ini melanjutkan strategi restrukturisasi portofolio yang sebelumnya telah dilakukan DOOH. 

Baca Juga:
DOOH Resmi Divestasi Seluruh Saham Triuslive

Perseroan lebih dahulu melepas bisnis konsultasi penjualan melalui penjualan saham anak usaha terkendali, PT Konsultan Strategi Penjualan (KSP) pada Maret 2026.

Dalam transaksi tersebut, DOOH menjual 5.350 saham atau setara 99 persen kepemilikan di KSP kepada PT Wisdom Crowd Indonesia (WCI) dengan nilai transaksi sebesar Rp23,3 miliar.

Perseroan menjelaskan, serangkaian divestasi tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan portofolio investasi perusahaan. 

Dana dan sumber daya yang dimiliki akan difokuskan untuk memperkuat pengembangan lini bisnis e-commerce yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan dan margin keuntungan lebih tinggi dibandingkan bisnis yang dilepas.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korban Tewas Serangan Rudal Rusia ke Ukraina Bertambah Jadi 27 Orang
• 6 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Bakal Luncurkan Wajib "BBM Baru" B50, Catat Tanggalnya
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mengkhawatirkan, Marak Pelecehan di Pondok Pesantren di Jateng
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Rakernas APEKSI 2026 Hasilkan Rekomendasi Strategis Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Pembangunan Kota
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Link Twibbon Hari Jadi Kabupaten Bengkulu Utara ke-67 Tahun 2026, Bingkai Foto Keren Bagikan ke Media Sosial
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.