Anggaran Kementerian PKP TA 2026 Naik jadi Rp12,53 Triliun, Ini Peruntukannya!

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkap pagu Tahun Anggaran (TA) 2026 meningkat menjadi Rp12,53 triliun setelah melakukan penajaman belanja komprehensif.

Kenaikan tersebut melonjak signifikan hingga 21,53% dibandingkan dengan pagu awal yang ditetapkan sebesar Rp10,31 triliun.

Seiring dengan adanya peningkatan pagu tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel mengungkapkan akan terdapat peningkatan target fisik pembangunan hunian sebanyak 7.952 unit, sehingga total target kini menyentuh angka 414.212 unit.

“Pagu anggaran Kementerian PKP Tahun Anggaran 2026 setelah penajaman belanja meningkat dari Rp10,31 triliun menjadi Rp12,53 triliun. Penambahan tersebut turut meningkatkan target fisik pembangunan,” ujarnya dalam paparan realisasi anggaran di Jakarta, dikutip Kamis (2/7/2026).

Dia melanjutkan mayoritas anggaran akan diguyur untuk membiayai sektor produktif, di mana sebesar 92,67% alokasi diserap langsung oleh proyek infrastruktur fisik penunjang permukiman.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menyerap porsi terbesar selaku prioritas nasional, dengan nilai jumbo mencapai Rp8,57 triliun atau setara 68,40% dari total pagu untuk menjangkau 400.000 unit rumah.

Baca Juga

  • Pemerintah Salurkan Rumah Subsidi Senilai Rp11,37 Triliun di Semester I/2026
  • Perumnas Belum Terima PMN 2025 Senilai Rp1 Triliun, Ini Penyebabnya!
  • Aset Badan Bank Tanah Naik 16% pada 2025, Tembus Rp3,37 Triliun

Sementara itu, sisa anggaran fisik dialokasikan untuk penataan kawasan kumuh, sanitasi, bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU), serta pembangunan Rumah Khusus maupun Rumah Susun di berbagai wilayah.

Terkait serapan berjalan, realisasi belanja Kementerian PKP hingga 1 Juli 2026 tercatat baru menyentuh Rp2,60 triliun atau berkisar 25,27% dari basis pagu awal sebelum penajaman belanja dilakukan.

Kendati serapan paruh pertama masih minim, Didyk optimistis akselerasi proyek di semester II/2026 mampu menggenjot realisasi akhir tahun hingga menembus target proksi performa di level 97,48%.

“Berdasarkan data masing-masing unit organisasi, target penyerapan anggaran Kementerian PKP hingga 31 Desember 2026 diproyeksikan mencapai 97,48%,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Australia vs Mesir: The Socceroos Waspadai Salah, The Pharaohs Incar Sejarah
• 31 detik laluberitajatim.com
thumb
Data BPJS Jadi Basis Penyaluran Bansos Hingga JKP
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
AS tolak perpanjang pakta perdagangan dengan Kanada, Meksiko
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Xi Jinping Sebut PKC Menulis "Epos Paling Megah" dalam Peringatan Hari Jadi ke-105
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Resmi Berlaku, Aturan Komisi Baru Ojol Bikin Pengemudi Semringah
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.