OpenAI Berencana Berikan 5 Persen Saham ke Pemerintah AS

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Raksasa kecerdasan buatan (AI) OpenAI mempertimbangkan untuk memberikan saham sebesar lima persen kepada pemerintah Amerika Serikat (AS).

OpenAI Berencana Berikan 5 Persen Saham ke Pemerintah AS.

IDXChannel - Raksasa kecerdasan buatan (AI) OpenAI mempertimbangkan untuk memberikan saham sebesar lima persen kepada pemerintah Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari the Financial Times (FT) pada Kamis (2/7/2026), pemerintah AS semakin meningkat pengawasan terhadap perusahaan AI, khususnya terkait potensi penyalahgunaan model AI canggih dan dampak teknologi itu kepada masyarakat luas.

Baca Juga:
OpenAI Pertimbangkan Tunda IPO hingga 2027

Menurut laporan FT, OpenAI menyarankan perusahaan AI AS lainnya juga memberikan saham sebanyak lima persen kepada pemerintah. Belum jelas apakah perusahaan lain akan setuju.

Bulan lalu, Presiden Donald Trump menyingguh wacana kepemilikan saham oleh pemerintah di sejumlah perusahaan AI terkemuka. Ide tersebut merupakan tanggapan atas kekhawatiran bahwa masyarakat AS tidak akan ikut menikmati keuntungan yang diraup sektor tersebut.

Baca Juga:
OpenAI Catat Rugi Rp690 Triliun di Tengah Rencana IPO

FT melaporkan, mengutip dua orang yang mengetahui pembicaraan tersebut,  CEO OpenAI Sam Altman dan para eksekutif perusahaan menyarankan agar perusahaan AI terkemuka AS mengalokasikan lima persen ekuitas mereka ke sebuah badan serupa dengan Dana Permanen Alaska, sebuah perusahaan milik negara yang didanai dengan pendapatan minyak yang membayar dividen tahunan kepada penduduk setenpat dan membantu mendukung anggaran pemerintah Alaska.

Altman telah membahas penjualan saham tersebut dengan Trump, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, dan Menteri Keuangan Scott Bessent. Ia juga telah berbicara dengan Senator Bernie Sanders yang berada di kubu oposisi.

Baca Juga:
Saham SoftBank Anjlok 12 Persen Imbas Kabar OpenAI Tunda IPO

Laporan ini muncul setelah OpenAI menunda peluncuran penuh GPT-5.6 pekan lalu atas permintaan pemerintah AS. Sebelumnya, Gedung Putih memerintahkan pesaingnya, Anthropic, untuk menangguhkan akses ke model AI mutakhirnya, Fable 5 dan Mythos 5, bagi warga negara asing karena risiko keamanan nasional. AS mencabut pembatasan pada model AI Anthropic awal pekan ini.

Baik OpenAI maupun Anthropic baru-baru ini mengajukan permohonan penawaran umum perdana (IPO) di AS. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pesan-pesan Prabowo untuk Polri yang Berusia 80 Tahun
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Hati-Hati! 5 Zodiak Ini Paling Gampang Jatuh Cinta, Tapi Juga Cepat Pindah Hati?
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Ruben Onsu Resmi Ajukan Gugatan Hak Asuh Anak
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menkraf Sebut Perguruan Tinggi Miliki Peran Viral Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Penjualan Toyota Naik 5 Persen, Prospek Semester II Masih Penuh Tantangan
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.