Aceh Tamiang (ANTARA) – PT Komipo Energy Indonesia bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) meresmikan pembangunan dua perpustakaan di SDN Babo dan SDN 01 Percontohan, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan pendidikan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.
Peresmian yang berlangsung pada 23 Juni 2026 itu menjadi wujud kolaborasi antara sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan pemerintah dalam meningkatkan akses literasi serta kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana.
Pemilihan SDN Babo dan SDN 01 Percontohan didasarkan pada kondisi kedua sekolah yang terdampak banjir bandang. Selain mendukung rekonstruksi fasilitas pendidikan, pembangunan perpustakaan diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan minat baca, kreativitas, serta semangat belajar para siswa.
Acara peresmian dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Sepriyanto, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Turut hadir Presiden Direktur PT Komipo Energy Indonesia, Yang Soo Lim, Direktur Eksekutif Yayasan Gugah Nurani Indonesia, Fransisca Sianturi, Kepala SDN 01 Percontohan Nurdi, dan Kepala SDN Babo Ahmad.
Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Komipo Energy Indonesia, Yang Soo Lim, menyatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting bagi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan berharap dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
Direktur Eksekutif Yayasan Gugah Nurani Indonesia, Fransisca Sianturi, mengapresiasi komitmen PT Komipo Energy Indonesia dalam mendukung sektor pendidikan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan perubahan yang berkelanjutan, khususnya bagi anak-anak di daerah terdampak bencana.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan dua perpustakaan tersebut. Kehadiran fasilitas belajar yang lebih memadai diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
Melalui program ini, PT Komipo Energy Indonesia dan Yayasan Gugah Nurani Indonesia berharap perpustakaan di SDN Babo dan SDN 01 Percontohan dapat menjadi ruang belajar yang inspiratif dan inklusif, sekaligus menjadi contoh kolaborasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Peresmian yang berlangsung pada 23 Juni 2026 itu menjadi wujud kolaborasi antara sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan pemerintah dalam meningkatkan akses literasi serta kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana.
Pemilihan SDN Babo dan SDN 01 Percontohan didasarkan pada kondisi kedua sekolah yang terdampak banjir bandang. Selain mendukung rekonstruksi fasilitas pendidikan, pembangunan perpustakaan diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan minat baca, kreativitas, serta semangat belajar para siswa.
Acara peresmian dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Sepriyanto, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Turut hadir Presiden Direktur PT Komipo Energy Indonesia, Yang Soo Lim, Direktur Eksekutif Yayasan Gugah Nurani Indonesia, Fransisca Sianturi, Kepala SDN 01 Percontohan Nurdi, dan Kepala SDN Babo Ahmad.
Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Komipo Energy Indonesia, Yang Soo Lim, menyatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting bagi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan berharap dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
Direktur Eksekutif Yayasan Gugah Nurani Indonesia, Fransisca Sianturi, mengapresiasi komitmen PT Komipo Energy Indonesia dalam mendukung sektor pendidikan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan perubahan yang berkelanjutan, khususnya bagi anak-anak di daerah terdampak bencana.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan dua perpustakaan tersebut. Kehadiran fasilitas belajar yang lebih memadai diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
Melalui program ini, PT Komipo Energy Indonesia dan Yayasan Gugah Nurani Indonesia berharap perpustakaan di SDN Babo dan SDN 01 Percontohan dapat menjadi ruang belajar yang inspiratif dan inklusif, sekaligus menjadi contoh kolaborasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.





