Bisnis.com, JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mempercepat persiapan operasional Bandara Husein Sastranegara sebagai tindak lanjut kebijakan reaktivasi layanan.
Persiapan difokuskan pada penguatan aspek keselamatan penerbangan, keamanan, serta peningkatan infrastruktur pendukung agar seluruh fasilitas memenuhi standar operasional dan regulasi yang berlaku sebelum layanan penerbangan diperluas.
Regional CEO Kantor Regional I InJourney Airports I Wayan Darma mengatakan salah satu pekerjaan utama yang tengah dipercepat adalah peningkatan kapasitas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF).
"Penguatan dilakukan seiring rencana peningkatan klasifikasi pelayanan bandara untuk mendukung operasional pesawat berbadan jet," kata Wayan dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).
InJourney Airports telah menambah armada kendaraan ARFF agar kapasitas pelayanan pemadam dan penyelamatan memenuhi kategori operasional yang dipersyaratkan. Di saat yang sama, kesiapan personel juga diperkuat melalui penyesuaian organisasi, pelatihan, serta pemenuhan standar operasional guna memastikan respons cepat dalam kondisi darurat.
Pada aspek keamanan penerbangan, perusahaan juga menambah personel Aviation Security (Avsec) guna mendukung operasional bandara. Penguatan tersebut dibarengi dengan optimalisasi berbagai fasilitas pemeriksaan keamanan.
Baca Juga
- Pemkot Bandung Kebut Perbaikan Akses Bandara Husein Jelang Reaktivasi
- Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Dipercepat, Kemenhub Siapkan 2 Opsi
- Dilema Reaktivasi Husein Sastranegara
Fasilitas yang diperkuat meliputi mesin X-ray, walkthrough metal detector, handheld metal detector, sistem CCTV, hingga berbagai peralatan keamanan lainnya sesuai standar keamanan penerbangan sipil.
GM Bandara Husein Sastranegara, Granito W. Hindrawan mengatakan pembenahan juga dilakukan terhadap infrastruktur operasional dan fasilitas pelayanan penumpang agar seluruh sarana siap digunakan saat operasional penerbangan diperluas.
"Kami terus melakukan berbagai penyesuaian dan pembenahan fasilitas bandara agar seluruh infrastruktur siap mendukung operasional sesuai kebutuhan," ujar Granito.
Pembenahan mencakup peningkatan kualitas infrastruktur di sisi udara maupun sisi darat. Dalam pelaksanaannya, InJourney Airports berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, dan TNI AU untuk mendukung peningkatan aksesibilitas, penataan kawasan sekitar bandara, serta penyediaan infrastruktur pendukung lainnya.
InJourney Airports memastikan seluruh proses persiapan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai arahan pemerintah dan regulator penerbangan. Perseroan menegaskan aspek safety, security, service, dan compliance tetap menjadi fondasi utama dalam optimalisasi operasional Bandara Husein Sastranegara.





