Israel Ogah Mundur, Lebanon Tegaskan Tak Akan Lepaskan Seinci Pun Wilayahnya

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Lebanon, Joseph Aoun merespons Israel yang enggan mundur dan bertahan di wilayah yang mereka sebut sebagai 'zona keamanan' di Lebanon, Suriah, dan Jalur Gaza. Joseph menegaskan pihaknya juga tak mau menyerahkan satu inci pun wilayah Lebanon.

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/7/2026), Joseph Aoun membela negosiasi yang dilakukan dengan Israel, dengan menyatakan bahwa langkah tersebut bukanlah sebuah pengkhianatan.

Pekan lalu, Lebanon menandatangani perjanjian kerangka kerja yang didukung AS dengan Israel yang bertujuan untuk mewujudkan perdamaian di antara kedua negara. Hal ini menjadi sebuah langkah yang menuai protes besar dari Hizbullah yang didukung Iran.

"Negosiasi dengan Israel bukanlah pengkhianatan, melainkan sebuah perang diplomatik tanpa pertumpahan darah yang sia-sia," kata Joseph Aoun.

Baca juga: Perundingan AS-Iran Dilanjutkan Usai Pemakaman Pemimpin Tertinggi

Perang terbaru ini terjadi pada tanggal 2 Maret, ketika Hizbullah meluncurkan rudal ke Israel sebagai pembalasan atas serangan AS-Israel yang menewaskan pemimpin tinggi Iran. Israel membalas dengan serangan udara dan invasi darat yang telah menewaskan lebih dari 4.200 orang di Lebanon.

Joseph Aoun mengatakan bahwa Beirut telah memutuskan untuk terlibat dalam pembicaraan guna menjamin penarikan mundur Israel dari wilayahnya.

"Kami tidak akan menyerahkan satu inci pun wilayah Lebanon," tegas Aoun.

Perjanjian kerangka kerja tersebut memproyeksikan tentara Lebanon secara bertahap akan menegakkan otoritasnya atas Lebanon Selatan, seiring dengan pelucutan senjata Hizbullah dan penarikan mundur Israel. Namun, perjanjian ini tidak menetapkan tenggat waktu yang pasti.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, sebelumnya mengatakan bahwa pasukan Israel akan tetap berada di zona keamanan yang didirikan di Lebanon, Suriah, dan Gaza. Langkah itu diambil sampai pemberitahuan lebih lanjut.

"IDF akan tetap berada di zona keamanan di Lebanon, Suriah, dan Gaza sampai pemberitahuan lebih lanjut, untuk melindungi penduduk dan komunitas Israel dari teroris jihadis," kata Israel Katz, menurut kementerian pertahanan, dilansir AFP, Rabu (1/7).

"Kami tidak akan mundur dari zona keamanan," kata Katz pada acara yang diadakan untuk menghormati tentara Israel yang tewas selama perang 2006 di Lebanon.

Baca juga: Negosiasi Iran-AS di Qatar Selesai, Apa Hasilnya?




(wnv/dek)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UU Pusat Finansial Internasional Dikebut, Ditargetkan Rampung Bulan Ini
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Inflasi Kota Kediri Juni 2026 Lebih Rendah dari Nasional, BPS Waspadai Kenaikan Harga Juli
• 17 jam laluberitajatim.com
thumb
Ompreng Pun Dikorupsi, Brigjen Polisi Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Purbaya Sampaikan Pertanggungjawaban APBN 2025, Banyak Target yang Tak Terpenuhi
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
PLN Dapat Tambahan Pasokan Batu Bara Kalori Medium 16,8 Juta Ton hingga Desember
• 11 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.