Komisi 8 Persen Ojol Resmi Berlaku, Begini Respons Pengemudi

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Skema baru pembagian hasil bagi pengemudi ojek online (ojol) resmi berlaku mulai 1 Juli 2026. Dengan kebijakan tersebut, perusahaan aplikasi hanya memungut komisi sebesar 8 persen, sedangkan mitra pengemudi menerima 92 persen dari tarif perjalanan untuk layanan angkutan penumpang roda dua.

Sejumlah mitra pengemudi mengaku skema baru tersebut sudah diterapkan dan rinciannya dapat dilihat langsung melalui aplikasi masing-masing. Mereka menyambut positif perubahan kebijakan itu karena dinilai meningkatkan porsi pendapatan yang diterima.

Baca Juga
  • Mengenal Bot Komersial, Mesin di Balik Masifnya Spam Judi di Medsos
  • Kisah Para Pahlawan Sains Nyalakan Semangat Belajar di Bengkulu
  • Menanam Harapan dari Menara Sayur di Tengah Padatnya Jakarta

Salah seorang mitra pengemudi Gojek, Agus, mengatakan dirinya senang dengan penerapan skema komisi 8 persen. Ia berharap peningkatan porsi pendapatan tersebut diikuti dengan jumlah pesanan yang tetap ramai.

"Untuk komisi 8 persen yang berlaku, kami para driver senang banget. Harapannya semoga orderan tetap lancar, masuk terus, dan ramai terus," kata Agus, Kamis (2/7/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Berdasarkan rincian yang ditunjukkan Agus di aplikasi, pendapatan mitra kini mencapai 92 persen dari tarif perjalanan, sedangkan potongan untuk Gojek sebesar 8 persen. Sebelumnya, porsi pendapatan yang diterima mitra tercatat sebesar 80 persen dari tarif perjalanan.

Mitra pengemudi lainnya, Andi, juga mengonfirmasi bahwa skema komisi 8 persen telah berlaku sejak 1 Juli 2026. Menurut dia, perubahan tersebut mulai memberikan tambahan pendapatan, meski belum terlalu signifikan.

"Untuk sekarang memang argo agak sedikit lumayan naik karena potongannya jadi 8 persen," ujarnya.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasar Global Dinilai Masih Resilien, Hal ini Diyakini Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasil Portugal vs Kroasia: Cristiano Ronaldo dkk ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Menang 2-1
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Dokter Tifa Tolak Damai di Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Lawan Dakwaan Jaksa di Persidangan
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Angin Kencang Jadi Kendala Padamkan Api TPA Jatiwaringin, BNPB Tembus Gunungan Sampah
• 46 menit laludisway.id
thumb
10 Wilayah yang Diprediksi Alami Penurunan Panen Padi Imbas Kemarau
• 21 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.