HUT Bhayangkara Dinilai Momentum Polri Perkuat Scientific Crime Investigation

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri dinilai momentum untuk melakukan lompatan teknologi dalam sistem penegakan hukum nasional. Korps Bhayangkara didorong mempercepat digitalisasi sistem dan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) guna mengimbangi modus operandi kejahatan modern yang kian kompleks.

“Kami Komisi III DPR RI mendorong Polri mempercepat penguatan penegakan hukum berbasis scientific crime investigation, digital forensik, pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk analisis kejahatan, serta integrasi data penegakan hukum antarlembaga,” ujar anggota Komisi III DPR, Sarifuddin Sudding, di Jakarta, dikutip melalui keterangan tertulis, Kamis, 2 Juli 2026.
 

Baca Juga :

Penyelundupan Narkoba Makin Canggih, DPR Dorong Penguatan Intelijen dan Pengawasan

Sudding menilai modernisasi ini krusial agar kemampuan institusi kepolisian bisa berkembang seiring pergeseran pola kriminalitas global. Apalagi, saat ini Polri dihadapkan pada ancaman nyata seperti kejahatan siber (cyber crime), tindak pidana perdagangan orang (TPPO), narkotika, hingga kejahatan ekonomi digital.

“Modernisasi penting agar kemampuan institusi Polri berkembang seiring perubahan modus operandi pelaku kejahatan yang semakin canggih,” imbuh Sudding.


Ilustrasi Polri. Foto: Dok. MI.

Momentum HUT ke-80 Polri, lanjut Sudding, harus menjadi titik balik reformasi hukum yang transformatif. Kendati teknologi ditingkatkan, dia mengingatkan agar aspek pelayanan publik tetap berjalan selaras, responsif, dan humanis.

“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat agenda reformasi penegakan hukum yang selama ini terus menjadi perhatian bersama. Tentunya di usia ke-80, kami berharap Polri dalam penegakan hukum dapat semakin mengedepankan pendekatan humanis, empati, dan responsif atas berbagai persoalan yang timbul di masyarakat,” kata Sudding.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warna Baru dan Keputusan Berani Shin Tae-yong di Persija Jakarta: Tolak Mariano Peralta dan Lebih Memilih Victor Dethan
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Presiden Belarus tegaskan Indonesia mitra penting di Asia Tenggara
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
“Wonderwall” Satukan Timnas Inggris dan Suporter di Piala Dunia 2026
• 12 jam laluberitajatim.com
thumb
Bapperida Bulukumba dan FISIP Unhas Bahas Strategi Pelestarian Pinisi Lewat Riset
• 12 jam laluterkini.id
thumb
Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.