Kantor Disegel KPK Seusai OTT, Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Mengungsi ke Ruang Sempit

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mukhlisin menegaskan roda pemerintahan dan pelayanan publik di daerahnya tetap berjalan normal meskipun ruang kerja bupati dan wakil bupati saat ini disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK.

Mukhlisin memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah lanjutnya telah menyiapkan ruang kerja sementara agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

BACA JUGA: Bernilai Miliaran Rupiah, Land Cruiser Suap untuk Bupati Kuansing Ternyata Barang Bekas

"Ruang kerja saya memang disegel, tetapi sudah disiapkan ruangan lain. Yang penting kami tetap bisa bekerja," kata Mukhlisin seusai menerima surat keputusan menjadi Plt Bupati Kuansing di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis.

Ruang kerja dia sebelumnya saat menjadi Wabup Kuansing disegel KPK menyusul adanya penangkapan dan penahanan Bupati Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah Zulkarnaen. Ada lima ruangan yang masih disegel mulai dari Bupati, Wabup, Sekda, Asisten I, dan Ketua DPRD Kuansing.

BACA JUGA: Bupati Kuansing Jadi Tersangka, Politikus Gerindra Ingatkan Pesan Prabowo

Mukhlisin tidak merincikan ruang kerja apakah masih di kantor bupati atau tempat lainnya. Akan tetapi ia mengungkapkan bahwa ruangan kerjanya sekarang lebih sempit.

"Walaupun ruangannya lebih sempit, tidak masalah. Yang terpenting pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," ungkapnya.

BACA JUGA: Plt Gubernur Riau Minta Proses Hukum terhadap Bupati Kuansing Dihormati

Terkait dengan kondisi di pemerintahan Kuansing, menurutnya tetap berjalan seperti biasa. Dia mengingatkan agar seluruh aparatur pemerintah semakin berhati-hati dalam menjalankan amanah dan selalu berpedoman pada aturan yang berlaku.

Menurutnya, kasus dugaan korupsi yang menjerat pimpinan daerah harus menjadi pembelajaran agar tata kelola pemerintahan ke depan semakin baik, bersih, dan transparan.

"Insyaallah ke depan kami akan menjalankan pemerintahan sesuai aturan dan regulasi yang berlaku. Semoga tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi," tukasnya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Napas Tersengal di Bawah Kepungan Asap TPA Jatiwaringin
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Piala Dunia 2026: Diwarnai Drama VAR, Portugal Raih Kemenangan Dramatis dari Kroasia
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Masih Banjir meski Ada Tanggul Kali Grogol, Warga Minta Pemprov DKI Bangun Embung
• 23 jam lalukompas.com
thumb
PKB Bakal Sanksi Tegas Kader Diduga Intimidasi dr Icha, Tak Ada Toleransi
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.