Komisi II Akan Temui NU hingga Muhammadiyah, Serap Masukan RUU Pemilu

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengatakan pihaknya akan melakukan safari ke sejumlah organisasi kemasyarakatan, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, serta partai politik nonparlemen untuk menyerap aspirasi dalam pembahasan RUU Pemilu.

Rifqi mengatakan, Komisi II bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad telah menyepakati untuk terus mempertajam daftar inventarisasi masalah (DIM) sebagai dasar penyusunan RUU Pemilu.

“Ya, kami kemarin rapat koordinasi dengan pimpinan DPR terkait dengan RUU Pemilu. Kita sepakati untuk terus mempertajam daftar inventarisasi masalah, dan pimpinan DPR dalam hal ini adalah Prof Dasco memberikan dukungan terhadap kegiatan yang selama ini dilakukan oleh Komisi II DPR RI, mengundang sejumlah pakar, ahli, dan stakeholders kepemiluan ke Komisi II,” kata Rifqi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7).

Menurutnya, selain melibatkan pakar dan para pemangku kepentingan di bidang kepemiluan, Dasco juga mengarahkan Komisi II untuk memperluas penyerapan aspirasi dengan menemui berbagai organisasi masyarakat dan partai politik nonparlemen.

Rifqi mengatakan, organisasi yang akan dikunjungi antara lain Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Walubi, serta organisasi-organisasi keagamaan Kristen.

“Dan beliau juga menyampaikan, memberikan arahan untuk kami melakukan silaturahmi kepada partai-partai nonparlemen dan organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, ya, mungkin Walubi, dan seterusnya, termasuk organisasi-organisasi keagamaan Kristen, dan seterusnya,” ujar Rifqi.

“Untuk kita menyerap aspirasi dan bisa melihat bagaimana ekspektasi serta konsep yang diberikan oleh partai-partai nonparlemen dan organisasi-organisasi tersebut terkait dengan blueprint kepemiluan dan demokrasi kita,” sambungnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan agar pembahasan RUU Pemilu tidak hanya mendengar pandangan dari partai politik di parlemen, tetapi juga memperoleh masukan dari kelompok masyarakat lainnya.

Komisi II berharap dapat menghimpun berbagai pandangan mengenai arah pembenahan sistem pemilu dan demokrasi nasional yang nantinya menjadi bahan dalam penyusunan RUU Pemilu.

Rifqi menyebut pihak Komisi II yang akan mendatangi langsung organisasi-organisasi tersebut.

“Kami yang datang. Kami yang akan safari,” tutur Rifqi.

“Sekarang kita lagi menunggu jadwal Bang Dasco. Kalau kami dari sisi Komisi II, sebagai prajurit siap,” pungkas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR-Pemerintah Godok Digitalisasi Lewat Revisi UU Pangan-Beranda Nasional
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina dengan Serangan Mematikan, 21 Orang Tewas
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ahli dari Polda Metro Jaya usai Sidang Praperadilan Roy Suryo: Upaya Paksa Polisi Miliki Basis
• 30 menit lalukompas.tv
thumb
Caregiver Lebih Berisiko Terkena Komplikasi Berat
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nestapa Puluhan Ribu Warga Tidur di Jalan Buntut Gempa Venezuela
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.