JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa kondisi El Nino di Samudra Pasifik masih berlanjut dan berpotensi mengurangi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Meski demikian, sejumlah daerah masih berpeluang diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan akibat pengaruh dinamika atmosfer skala global, regional, hingga lokal.
Berdasarkan analisis BMKG terkait indikator iklim global terbaru, kondisi El Nino ditunjukkan oleh nilai indeks Nino 3.4 sebesar +1,24 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -25,8. Kondisi tersebut umumnya menyebabkan berkurangnya potensi hujan di berbagai wilayah Indonesia dan mendorong meluasnya musim kemarau.
BMKG melalui laman resminya juga mencatat hasil pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) menunjukkan sebanyak 493 titik atau sekitar 11 persen wilayah pengamatan telah mengalami HTH kategori panjang.
Sementara itu, 84 titik atau sekitar 2 persen lainnya telah memasuki kategori sangat panjang. Selain itu, suhu udara maksimum pada periode 28 Juni hingga 1 Juli 2026 masih mencapai lebih dari 35 derajat Celsius di sejumlah wilayah, di antaranya Lampung, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan 3-4 Juli 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Terjadi pada Agustus 2026Berdasarkan hasil pemantauan iklim terkini, BMKG memprediksi wilayah yang memasuki musim kemarau akan terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan.
Puncak musim kemarau diperkirakan paling luas terjadi pada Agustus 2026, yakni meliputi 369 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 48,84 persen luas daratan Indonesia.
Sementara itu, puncak musim kemarau pada Juli 2026 diprediksi terjadi di 83 ZOM atau sekitar 12,26 persen wilayah Indonesia, sedangkan pada September 2026 diperkirakan meluas menjadi 169 ZOM atau sekitar 25,41 persen luas daratan.
Wilayah yang diperkirakan mengalami puncak musim kemarau pada Juli 2026 meliputi sebagian Sumatera, sebagian kecil Kalimantan dan Jawa, Nusa Tenggara Timur bagian selatan, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian barat, sebagian kecil Maluku, Papua Barat Daya bagian selatan, Papua Barat bagian tengah, serta Papua bagian timur.
Hujan Masih Berpotensi Terjadi Sepekan ke DepanPenulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- el nino
- musim kemarau 2026
- bmkg
- dinamika atmosfer




