Sebanyak 1.126 personel dan 26 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polda Riau naik pangkat di momen Hari Bhayangkara ke-80. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan kenaikan pangkat tersebut bukan sebuah hadiah, melainkan amanah yang harus dijaga.
"Kenaikan pangkat bukan sekadar simbol atau perubahan identitas. Ini adalah bentuk kepercayaan negara dan institusi kepada anggota yang telah bekerja dengan baik. Karena itu, setiap pangkat yang disandang harus dibarengi dengan tanggung jawab yang lebih besar," ujar Irjen Herry di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Jumat (3/7/2026).
Jenderal bintang dua itu mengatakan kenaikan pangkat adalah momentum bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai penyemangat untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita ukir pengabdian yang membanggakan bagi keluarga, Polda Riau, Polri, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, lulusan Akpol 1996 itu juga mengingatkan seluruh personel agar tidak pernah melupakan peran keluarga yang selama ini menjadi sumber doa, dukungan, dan kekuatan dalam menjalankan pengabdian sebagai anggota Polri.
"Jangan pernah kecewakan keluarga maupun institusi dengan melakukan pelanggaran hukum. Jagalah kehormatan diri, keluarga, dan nama baik Polri di mana pun bertugas," imbuhnya.
Selain memberikan dukungan moril, Kapolda juga kembali memberikan peringatan tegas terhadap personel untuk menjauhi narkoba. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang terbukti terlibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
"Saya tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar. Siapa pun yang terbukti akan diproses secara tegas hingga pemberhentian tidak dengan hormat. Komitmen ini tidak akan pernah berubah," tegasnya.
Kapolda juga mengajak seluruh personel untuk saling mengingatkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan keluarga, sehingga dapat dicegah sejak dini.
Upacara kenaikan pangkat dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, dan dihadiri para pejabat utama Polda Riau serta keluarga personel yang menerima kenaikan pangkat.
Personel yang naik pangkat, sebanyak 1.126 merupakan personel Polri, terdiri atas 1.115 personel yang menerima kenaikan pangkat reguler dan 11 personel yang memperoleh kenaikan pangkat pengabdian. Selain itu, 26 orang PNS di lingkungan Polda Riau juga menerima kenaikan pangkat reguler.
Prosesi berlangsung khidmat diawali dengan laporan resmi kenaikan pangkat, dilanjutkan pelepasan tanda pangkat lama dan pemasangan tanda pangkat baru oleh Kapolda Riau. Sebagai simbol harapan agar setiap personel terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat, Kapolda juga menyerahkan bibit pohon kepada para personel yang naik pangkat.
Rangkaian tradisi kemudian dilanjutkan dengan pemasangan pangkat oleh keluarga, penyiraman menggunakan water cannon, pemberian ucapan selamat dari Kapolda beserta jajaran, hingga ramah tamah bersama seluruh personel.
(mea/imk)





