Sinarmas Asset Management Bidik Pasar Dana Pensiun Pekerja Informal

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sinarmas meluncurkan produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM).

Sinarmas Asset Management Bidik Pasar Dana Pensiun Pekerja Informal (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) mengambil peluang di tengah rendahnya tingkat kepesertaan dana pensiun pekerja informal, dengan meluncurkan produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM). 

Kehadiran DPLK SAM akan menyasar generasi milenial dan Gen Z yang paling banyak mengisi sektor pekerja informal di Indonesia. 

Baca Juga:
Sinarmas AM Luncurkan Dana Pensiun Digital Khusus Milenial dan Gen Z, Bidik AUM Rp150 Miliar

Jumlah penduduk yang telah melampaui 280 juta jiwa dan angkatan kerja lebih dari 150 juta orang. Namun sekitar 60 persen dari total pekerja tersebut berada di sektor informal. Adapun jumlah peserta program dana pensiun masih relatif kecil di sektor tersebut. 

Ketua Pengurus DPLK SAM, Stephanus Rudi OK menambahkan, pada Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Dana Pensiun Indonesia 2024-2028, tingkat densitas industri dana pensiun pada akhir 2023 baru mencapai 18,94 persen dari total 147,7 juta angkatan kerja berdasarkan data Badan Pusat Statistik. 

"Pekerja informal itu belum mencapai 10 juta yang memiliki program pensiun. Nah, diharapkan dengan apa yang kami siapkan, aplikasi kami, strategi investasi kami, ini akan memudahkan  teman-teman yang sektor informal tadi untuk memiliki akses sebagai peserta dana pensiun," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/7/2026).

Rudi mengatakan, perubahan pola kerja generasi muda menjadi alasan perlunya pendekatan baru dalam industri dana pensiun. Menurutnya, masyarakat usia produktif membutuhkan layanan yang mudah diakses, fleksibel, dan sesuai dengan gaya hidup digital.

"Dengan setoran mulai dari Rp50.000 per bulan, DPLK SAM membuka akses bagi pekerja formal, pekerja informal, freelancer, wirausahawan muda hingga content creator untuk mulai membangun dana pensiun secara bertahap," tutur dia.

Melalui platform digital SimPensiun, peserta dapat melakukan pendaftaran, memantau perkembangan dana, mengubah pilihan investasi hingga mencairkan manfaat pensiun secara daring. Strategi digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi sekaligus memperluas kepesertaan dana pensiun, khususnya di kalangan generasi milenial dan Generasi Z. 

Sebagai DPLK berbasis digital yang baru beroperasi, DPLK SAM menargetkan mampu menghimpun dana kelolaan sebesar Rp150 miliar dengan 15.000 peserta hingga akhir 2026. Target tersebut akan dicapai melalui edukasi dan literasi keuangan yang berkelanjutan, serta pemanfaatan layanan digital dan jaringan pemasaran perusahaan. 

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TEI 2026 Bidik Transaksi Ekspor di Atas USD 25 Miliar, Buyer Internasional Dikurasi Ketat dan Difasilitasi Hotel Bintang Lima
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Jenis Pertemanan yang Biasanya Ada dalam Hidup Seseorang
• 48 menit lalubeautynesia.id
thumb
Pernah Dilatih Darije Kalezic, Penyerang Rafael Struick Berpeluang Menuju PSM Makassar
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Said Iqbal Ungkap Temuan Kasus 3 Karyawan Disekap: Diarak hingga Diintimidasi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Rony Parulian, Musisi yang Masuk Nominasi Penyanyi Muda Happening di Grid Award 2026
• 6 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.