Bidik Pasar ASEAN, Givaudan Tambah Investasi Rp1,1 Triliun

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bekasi: PT Givaudan Indonesia menambah investasi sebesar Rp1,1 triliun dengan meresmikan fasilitas produksi baru di Cikarang, Kabupaten Bekasi. CEO Givaudan Christian Stammkoetter mengatakan, Indonesia menjadi salah satu pasar utama sekaligus pusat pertumbuhan perusahaan di kawasan Asia Tenggara.

"Karena itulah kami terus berinvestasi di sini. Fasilitas ini kami bangun untuk mendukung pertumbuhan di masa depan dan menjadi bukti komitmen kami terhadap Indonesia,” ujar Christian, Jumat, 3 Juli 2026.
 

Baca Juga :

BKPM: Kontribusi PMA Capai 50,1%, Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga

Christian mengatakan, tingginya permintaan di sektor industri makanan dan minuman menjadi alasan perusahaannya memperluas kapasitas produksinya di Indonesia. Pabrik baru tersebut akan memproduksi bubuk perisa untuk berbagai produk makanan dan minuman, mulai dari minuman, makanan gurih, hingga makanan ringan. 

Di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik global, Givaudan juga memastikan rantai pasok tetap terjaga. Perusahaan perisa makanan dan minuman asal Swiss ini akan meningkatkan penggunaan bahan baku lokal maupun dari kawasan regional.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menilai, ekspansi Givaudan menjadi bukti investor global masih menaruh kepercayaan terhadap iklim investasi Indonesia. Terlebih di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

"Kami berharap investasi seperti ini terus membuka lapangan kerja yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Afriansyah.


Gedung pabrik PT Givaudan Indonesia. Foto: Metrotvnews/Satrio Adi Putranto.

Sementara itu, Duta Besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder menyebut peresmian fasilitas baru Givaudan menjadi bukti kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi Indonesia. Menurutnya, investasi tersebut akan memperkuat kemampuan industri nasional sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam rantai pasok global.

“Investasi seperti ini juga menciptakan lapangan kerja bernilai tambah tinggi,” ujar Olivier.

Sebagai informasi, pabrik kedua Givaudan di Indonesia itu dibangun untuk meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pelanggan di Indonesia dan Asia Tenggara. Pada tahap awal, fasilitas baru Givaudan menciptakan sekitar 60 lapangan kerja dan akan dikembangkan secara bertahap. 

Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 50 ribu meter persegi itu akan melayani kebutuhan pelanggan di Indonesia dan pasar Asia Tenggara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kenneth Sebut Pembangunan Flyover Latumenten Upaya Tekan Kemacetan di Grogol Petamburan
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
PAN Bidik Kursi Gubernur Sulsel
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Zoe Abbas Jackson Ungkap Sisi Tangguh Bening di Tengah Cinta Segitiga
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Peningkatan Layanan ASN
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Kuku Bima & Tolak Angin Kembali Gelontorkan Bantuan Rp 325 Juta untuk Operasi Bibir Sumbing
• 7 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.