JAKARTA, DISWAY.ID - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih belum berhasil dipadamkan hingga memasuki hari keempat pada Jumat, 3 Juli 2026.
Untuk mempercepat proses pemadaman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan personel Manggala Agni dengan menerapkan sistem inject, metode penyemprotan air melalui pipa yang ditanam ke dalam timbunan sampah guna menjangkau titik api yang tersembunyi.
Berdasarkan pantauan Disway di lokasi, api terlihat masih menyala di sejumlah titik.
Kepulan asap pekat juga terus mebumbung tinggi ke langit yang pemurah.
BACA JUGA:Kebakaran Landa TPA Jatiwaringin Tangerang, Api Tak Kunjung Padam Hampir 12 Jam
Terlihat, dua unit helikopter water bombing dikerahkan untuk membantu pemadaman melalui jalur udara.
Sementara sejumlah petugas pemadam kebakaran (damkar) juga melakukan penyemprotan melalui jalur darat.
Tak hanya itu, sejumlah alat berat berupa excavator juga dikerahkan untuk mengurai sampah yang telah disiram oleh water bombing di sisi utara TPA Jatiwaringin.
Langkah tersebut bertujuan membuka akses menuju titik api yang berada di bagian dalam gunungan sampah sekaligus mencegah bara api kembali menyala.
BACA JUGA:TPA Jatiwaringin Masih Beroperasi Meski Disegel KLHK
Di lain sisi, akses dari TPA Jatiwaringin menuju Kecamatan Sukadiri dibatasi hanya untuk kendaraan pemadam kebakaran, TNI, Polri, petugas medis dan instansi terkait.
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Djohan Darmawan, mengatakan upaya pemadaman dilakukan melalui jalur udara dan darat.
"Jadi sudah hari keempat, kita sudah mendatangkan dua unit helikopter water bombing, termasuk juga ada 18 pemadam kebakaran," ujar Djohan, Jumat.
Djohan mengungkapkan, 30 persen area TPA yang sebelumnya terbakar kini sudah berhasil dipadamkan.
BACA JUGA:TPA Jatiwaringin Tangerang Kebakaran, Kadis LH Bakal Dipidana?
- 1
- 2
- »





