Volume Angkutan Barang di Jateng Tumbuh Signifikan

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG - Volume angkutan barang di Jawa Tengah dilaporkan tengah mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, aktivitas muat angkutan laut dalam negeri untuk komoditas nonmigas mengalami kenaikan 221,56% (year-on-year/YoY) pada Mei 2026.

"[Total] ekspor nonmigas dalam satuan ton pada bulan ini ada sebesar 70.620 ton, sehingga jika dibandingkan bulan lalu mengalami kenaikan sebesar 6,76% (mtm) dengan volume bulan lalu sebesar 66.148 ton," jelas Ali Said, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, dikutip Jumat (3/7/2026).

Untuk pengiriman dalam negeri, aktivitas bongkar muat pada Mei 2026 masing-masing mencapai 1.590.181 ton dan 4.399 ton. Pelabuhan Tanjung Emas menjadi pelabuhan tersibuk dengan total aktivitas bongkar sebanyak 255.200 ton dan muat 4.243 ton.

Sementara itu, untuk pengiriman luar negeri, total volume angkutan barang untuk moda transportasi laut dilaporkan mencapai 168.654 ton untuk impor dan 70.620 ton untuk ekspor komoditas nonmigas.

Peningkatan aktivitas logistik tersebut ikut terlihat pada moda transportasi darat, khususnya kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang sepanjang Januari-Mei 2026 telah melayani 3.161 ton angkutan ritel. Volume tersebut dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 6% (YoY).

"Sementara untuk angkutan peti kemas, sepanjang Januari-Mei 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 99.751 ton. Angka tersebut meningkat 24% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 79.848 ton. Jika dibandingkan dengan Januari–Mei 2024 yang mencapai 65.415 ton, volume angkutan peti kemas tumbuh 52% dalam dua tahun terakhir," jelas Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.

Luqman menyebut, secara kumulatif volume angkutan seluruh komoditas yang dilayani KAI Daop 4 Semarang pada Januari-Mei 2026 mencapai 130.710 ton. Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan distribusi di Jawa Tengah, seiring dengan perkembangan industri, perdagangan, serta konsumsi masyarakat.

"Pertumbuhan angkutan barang menunjukkan meningkatnya aktivitas distribusi di berbagai sektor. Kereta api hadir untuk memastikan arus logistik berlangsung secara terjadwal, efisien, aman, dan mampu mendukung kebutuhan dunia usaha maupun masyarakat," ujar Luqman.

Ada sekitar 30 perjalanan kereta api barang yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang. Kereta tersebut umumnya mengangkut semen, bahan bakar minyak, peti kemas, serta barang ritel untuk mendukung kebutuhan industri dan masyarakat. Kelancaran distribusi tersebut berkontribusi terhadap efisiensi biaya logistik, menjaga stabilitas pasokan barang, dan mendukung produktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Untuk memenuhi kebutuhan angkutan logistik di Jawa Tengah, KAI Daop 4 Semarang telah mengoperasikan sejumlah Container Yard (CY) sebagai simpul distribusi logistik, yaitu CY Pethek di Stasiun Semarang Poncol, CY Ronggowarsito di area Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, serta CY Brumbung di Stasiun Brumbung.

"Logistik yang kuat akan memperkuat ekonomi. Karena itu KAI Daop 4 Semarang terus mengembangkan layanan angkutan barang agar mampu mendukung konektivitas kawasan industri, pusat distribusi, dan pelabuhan yang menjadi simpul penting pertumbuhan ekonomi nasional," jelas Luqman.

Baca Juga

  • Penumpang Angkutan Udara Internasional Turun 6,41% pada Mei 2026
  • Tarif Angkutan Udara hingga Cabai Naik Pengaruhi Inflasi Bali 2,99%
  • MTI Minta Pemerintah Beri Insentif untuk Angkutan Darat Demi Tingkatkan Keselamatan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Remaja Hilang di Gunung Bismo Wonosobo Sejak 1 Juli
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Perluas Kasus Silmy Karim ke Dugaan Pemerasan di Kantor Imigrasi Depok
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Melihat Lebih Dekat Suzuki Grand Vitara dengan Teknologi Ramah Lingkungan SHVS
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Yusril Pastikan Pemerintah Tak Campuri Kasus Nadiem, Harap Pengadilan Fair
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Dikalahkan 3-0, Kapten Austria David Alaba Akui Spanyol Terlalu Kuat
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.