Melihat Lebih Dekat Suzuki Grand Vitara dengan Teknologi Ramah Lingkungan SHVS

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar Sport Utility Vehicle atau SUV kompak di dalam negeri kedatangan menantang tangguh seiring langkah PT Suzuki Indomobil Sales menyegarkan lini andalannya melalui peluncuran Suzuki Grand Vitara. Berikut spesifikasi kendaraan teranyar tersebut. 

Berbekal penyematan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki atau SHVS serta pemutakhiran menyeluruh pada aspek interior, kendaraan utilitas sport ini menawarkan perpaduan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan premium guna memikat konsumen urban.

Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) merupakan teknologi hibrida ringan (mild hybrid) untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menekan emisi gas buang. Sistem ini mengombinasikan mesin pembakaran internal konvensional (ICE) dengan dua komponen elektrikal utama, yaitu Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai Lithium-ion.

Berbeda dengan sistem full hybrid yang dapat menggerakkan mobil murni menggunakan motor listrik, teknologi SHVS berfungsi sebagai sistem pendukung untuk meringankan beban kerja mesin utama.

Komponen kelistrikan SHVS memiliki struktur yang sederhana. Pemilik mobil tidak memerlukan perawatan khusus yang rumit, dan biaya penggantian baterai relatif ekonomis dibanding baterai full hybrid.

Strategi penyegaran ini menjadi bukti komitmen kuat Suzuki untuk menyajikan kendaraan utilitas yang andal, efisien, sekaligus memiliki karakter berkendara yang lebih matang di tengah ketatnya persaingan otomotif nasional.

Baca Juga

  • Suzuki Perkuat Posisi di Pasar LSUV, Tingkatkan Eksterior New XL7
  • Ini 2 Produk Pendorong Penjualan Mobil Suzuki hingga 33,2% Mei 2026
  • Penjualan Suzuki Carry Moncer, Sektor Logistik hingga UMKM Jadi Penopang

Daya tarik utama kendaraan ini bersumber pada jantung mekanis modern. Suzuki menanamkan spesifikasi mesin berkode K15C dengan kapasitas 1,462 liter berkonfigurasi Inline 4 DUALJET Engine yang dipadukan dengan sistem mild hybrid SHVS.

Komponen ini mengintegrasikan Integrated Starter Generator atau ISG dengan baterai Lithium-ION penunjang efisiensi energi, lengkap beserta fitur hemat bahan bakar Engine Auto Stop.

Mesin Suzuki Grand Vitara

Konfigurasi dapur pacu tersebut mampu memuntahkan daya maksimal hingga 75,8 kilowatt pada putaran 6.000 rpm serta torsi maksimal menyentuh 136,8 newton meter pada kitiran 4.400 rpm.

Penyaluran tenaga menuju roda depan dikawal oleh sistem transmisi otomatis 6-Speed A/T yang responsif untuk mengoptimalkan performa harian.

Performa mesin bertenaga ini ditopang oleh rancang bangun kokoh dengan berat total kendaraan mencapai 1.210 kilogram untuk tipe tertinggi atau GX. Dari sisi dimensi mekanis, mesin ini mengadopsi ukuran bore dikali stroke sebesar 74,0 milimeter dikali 85,0 milimeter.

Kehadiran ban berukuran 215/60 Ring 17 dengan spesifikasi indeks beban 96H turut memberikan stabilitas berkendara optimal saat melibas berbagai kontur jalanan perkotaan maupun rute jarak jauh.

Kenyamanan berkendara juga menjadi fokus utama dalam kabin. Suzuki merancang interior kendaraan ini untuk menghadirkan atmosfer menenangkan sepanjang perjalanan lewat material premium serta desain jok ergonomis.

Aspek pengendalian didukung sistem peredaman getaran mumpuni. Pada sektor kaki-kaki, Suzuki menyematkan suspensi tipe MacPherson Strut and Coil Spring Type pada bagian per pegas.

Sistem ini dikombinasikan dengan shock absorbers tipe Double Action Telescopic serta dukungan Torsion Bar sebagai sistem penstabil atau stabilizer system untuk mereduksi efek limbung saat bermanuver di kecepatan tinggi.

Selain kenyamanan, aspek keselamatan penumpang menjadi prioritas mutlak pabrikan. Kendaraan ini dibekali fitur proteksi pasif komprehensif berupa 6 kantung udara atau airbags yang tersebar di sisi depan, samping, hingga tirai jendela guna melindungi seluruh penumpang dari risiko fatalitas akibat benturan keras.

Guna memberikan rasa aman jangka panjang bagi para pemiliknya, Suzuki turut menyertakan garansi resmi untuk komponen baterai litium tersebut berupa perlindungan komprehensif Lithium-ION Battery Warranty yang berlaku hingga masa pemakaian 8 tahun atau jarak tempuh 160.000 kilometer.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga CPO Melemah, Tertekan Prospek Kenaikan Produksi dan Lonjakan Stok
• 31 menit laluidxchannel.com
thumb
Harga Minyak Dunia Bergerak Tipis usai Empat Pekan Melemah
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menhut Klarifikasi Isu Keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing
• 21 menit lalujpnn.com
thumb
Mikel Oyarzabal Sang Pahlawan Senyap Spanyol di Piala Dunia 2026
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Apakah Matcha Dapat Meredakan Alergi? Tidak Cocok untuk Semua Orang
• 7 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.