tvOnenews.com – Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University (Tel-U) Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang.
Setelah sempat dinyatakan hilang secara misterius dan memicu kegemparan di jagat media sosial selama tiga hari terakhir, korban kini dilaporkan telah berhasil ditemukan dalam kondisi sehat walafiat.
Kepastian bertemunya kembali mahasiswi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolsek Rancasari Kompol Herman Junaidi.
Berdasarkan laporan dan penelusuran intensif dari pihak kepolisian serta keterangan orang tua korban, Nadira saat ini diketahui tengah berada di kediaman kerabatnya di kawasan Kabupaten Bandung.
"Terakhir dapat info dari ortunya, dia sudah ada di Majalaya di rumah bibinya," ungkap Kompol Herman Junaidi saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (3/7/2026).
- Kolase Istimewa & Telkom University
Sebelumnya kabar hilangnya mahasiswi aktif angkatan 2025 pada Program Studi S1 Terapan Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC), Fakultas Ilmu Terapan Tel-U ini, sempat beredar luas dan viral melalui pesan berantai WhatsApp serta berbagai platform media sosial.
Peristiwa bermula pada Selasa, 30 Juni 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Warga Kecamatan Rancasari, Kota Bandung itu awalnya berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat kuliah menuju kampus Tel-U di kawasan Dayeuhkolot menggunakan jasa layanan ojek daring.
Nadira terpantau membawa perlengkapan kuliah lengkap seperti tas ransel krem berisi laptop, tablet, serta ponsel pribadi.
Namun hanya berselang beberapa jam kemudian, petaka dimulai. Nomor telepon seluler Nadira mendadak mati total dan tidak aktif sejak pukul 12.30 WIB pada hari yang sama.
Pihak keluarga yang panik akibat kehilangan kontak sepenuhnya sejak Rabu, 1 Juli 2026, langsung melaporkan kasus ini ke polisi dan mendatangi pihak kampus demi melacak keberadaan sang putri.
- Istimewa
Pihak manajemen Telkom University sendiri bergerak cepat merespons kepanikan keluarga.
Head of Secretary and Public Relations Telkom University Roosdiana Noor Rochmah membenarkan status akademis Nadira dan langsung menerjunkan tim dari Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (Ditmawa/KKA) untuk mendampingi orang tua korban dalam proses pencarian optimal.




