Penembakan Pilot Gosselin asal AS, PT AMA Bantah Angkut Anggota dan Logistik Militer di Papua

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAYAPURA, KOMPAS - Jenazah Nicholas Francis Gosselin (29) yang ditembak kelompok bersenjata di Papua Pegunungan akhirnya tiba dan disemayamkan di hanggar PT AMA di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (3/7/2026). Insiden yang menimpa pilot asal Amerika Serikat ini merupakan yang pertama kali sejak PT AMA melayani penerbangan perintis di pedalaman Papua selama 67 tahun.

Pilot Gosselin gugur dalam serangan kelompok bersenjata di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sombolim, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026) pagi. Kelompok tersebut membakar pesawat serta menembak mati pilot asal AS yang telah tiga tahun melayani pernerbangan di pedalaman Papua.

TNI berhasil mengevakuasi jenazah Gosselin pada Jumat pagi. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit TNI di Mimika, Papua Tengah.

Baca JugaTNI Evakuasi Jenazah Pilot asal AS yang Ditembak TPNPB-OPM di Yahukimo

Pada Jumat sore, jenazah diterbangkan menuju ke Jayapura dan diserahkan kepada pihak PT AMA. Jenazah disemayamkan di hanggar kantor pusat PT AMA di Sentani, Kabupaten Jayapura.

Pihak maskapai menyatakan telah berkomunikasi dengan keluarga Gosselin di AS serta Kedutaan Besar AS di Jakarta. Rencana dan jadwal pemulangan jenazah kepada keluarga melalui Jakarta masih didiskusikan lebih lanjut oleh pihak maskapai.

“Ini menyedihkan dan menyakitkan setelah kami mendengar peristiwa naas kemarin. Pesawat dibakar dan pilot kami dibunuh. Kami salah apa?” kata Uskup Jayapura Monsinyur Yanuarius Theofilus Matopai You sekaligus Komisaris PT AMA di Jayapura, Jumat.

Yanuarius menyatakan, ini merupakan musibah yang pertama kali terjadi selama 67 tahun melayani penerbangan di Papua. Maskapai misi ini telah melayani penerbangan perintis di pedalaman Papua sejak 1959.

Ini menyedihkan dan menyakitkan setelah kami mendengar peristiwa naas kemarin. Pesawat dibakar dan pilot kami dibunuh. Kami salah apa?

Baca JugaTPNPB-OPM Klaim Bakar Pesawat serta Tembak Mati Pilot Asing di Yahukimo

Dia merasa heran, atas aksi teror yang diarahkan kepada pesawat PT AMA. Padahal, selama ini pesawat dari maskapai misi ini konsisten dan fokus melayani penerbangan sipil.

Hal ini, menurut Yanuarius, sekaligus membantah tudingan kelompok bersenjata. Sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menuding pesawat ini sering mengangkut militer Indonesia.

“Kami sejak awal sudah menegaskan untuk tidak mengangkut TNI-Polri termasuk TPNPB-OPM serta terkait amunisi dan logistik lainnya. Kami setia pada misi kami untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Adapun, untuk penerbangan ke Balinggama telah dilakukan oleh PT AMA sejak 2023. Selama itu pula, pihaknya konsisten dan fokus melayani penerbangan masyarakat pedalaman sekali dalam sepekan.

Selama tiga tahun ini juga, kata Yanuarius, penerbangan ke Balinggama selalu berlangsung normal. Tidak pernah ada peringatan terkait larangan beroperasi dari kelompok TPNPB-OPM.

“Itu adalah alasan yang dicari-cari. Insiden ini harus diusut tuntas dan dipastikan tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Baca JugaOPM Tembak Pilot asal AS, Ikatan Pilot Indonesia Minta Keamanan Penerbangan di Papua Diperhatikan

Oleh karena itu, Yanuarius berharap, segera ada solusi untuk mengatasi masalah seperti ini. Hal ini bisa mengganggu penerbangan secara jangka panjang termasuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pedalaman.

Untuk saat ini, PT AMA akan melakukan evaluasi penerbangan. Pihak maskapai akan melakukan rapat untuk menentukan keputusan operasional maskapai.

“Kejadian seperti harus dipastikan tidak terulang kembali. Jangan sampai pesawat misi yang lain akan berhenti. Tidak mungkin pesawat terbang dalam keadaan trauma. Siapa lagi yang akan melayani masyarakat,” kata Yanuarius.

Kecaman IPI

Ikatan Pilot Indonesia (IP)) turut mengecam insiden ini. Apalagi insiden ancaman di dunia penerbangan sipil ini berulang terjadi di Papua.

Ketua IPI Indonesia Muammar Reza Nugraha meminta agar insiden ini segera mendapat atensi khusus dari pemangku kepentingan terkait.

Baca JugaPascapenembakan Pesawat, 11 Bandara Rawan di Papua Stop Beroperasi

“Selanjutnya, IPI akan terus berupaya maksimal bersama dengan operator penerbangan, regulator, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan terkait di tingkat nasional maupun internasional dalam penanganan insiden ini demi terwujudnya keamanan penerbangan di Papua,” ujarnya.

Sementara itu, TNI-Polri menyatakan telah mengambil langkah penanganan insiden ini. Aparat fokus mengejar para pelaku. TPNPB-OPM wilayah Yahukimo pimpinan Elkius Kobak telah mengaku bertanggung jawab atas tindakan ini.

Seperti diketahui, kelompok Elkius juga menjadi aktor dalam penembakan pilot pesawat Smart Aviation di Papua Selatan awal tahun ini. Saat itu, dua pilot Smart Aviation tewas ditembak di Boven Digoel, Papua Selatan, 16 Februari 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masuk Hari Ketiga, Kebakaran TPA Jatiwaringin Tak Kunjung Padam: Ini Fakta di Lapangan
• 23 jam lalunarasi.tv
thumb
Prof Henry Indraguna: Sistem Multi Bar Satukan Jiwa Advokat untuk Rakyat
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Kapolri: Reformasi Polri Bukan Beban
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Kemendagri Periksa Bupati Purwakarta Selama 8 Jam Imbas Kontroversi Lagu "Lalaki Langit"
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Dibeli Rp2,7 Triliun, Manchester City Bikin Rekor Transfer untuk Elliot Anderson, Pemain Inggris Termahal Sepanjang Sejarah
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.