ASDP Banda Aceh Evaluasi Program Magang Taruna Pascaledakan KMP Aceh Hebat 2

metrotvnews.com
21 jam lalu
Cover Berita

Banda Aceh: PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh akan mengevaluasi menyeluruh terhadap program magang di kapal untuk taruna pelayaran pascainsiden ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perbaikan dan penyempurnaan berkelanjutan di sektor transportasi penyeberangan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, mengatakan evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari keselamatan, prosedur kerja, pembekalan, pendampingan, hingga kesiapsiagaan dalam kondisi darurat.

"Evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan secara berkelanjutan," kata Andri Setiawan di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Jumat, 3 Juli 2026.

Sebelumnya, ledakan terjadi di kamar mesin kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 rute Banda Aceh-Sabang saat kapal sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Jumat, 12 Juni 2026.

Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar, terdiri dari 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati yang sedang mengikuti program magang dan seorang anak buah kapal. Hingga kini tiga orang telah meninggal dunia, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

 

Baca Juga :

Taruna Korban Tewas Ledakan KMP Aceh Hebat Bertambah Jadi 3 Orang



Andri menjelaskan program magang taruna merupakan bagian penting dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor transportasi penyeberangan. Keselamatan akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaannya.

Ke depan, penguatan budaya keselamatan akan terus menjadi fokus melalui peningkatan kepatuhan terhadap prosedur, penguatan mitigasi risiko, peningkatan kompetensi personel, serta penguatan pengawasan yang lebih optimal dalam setiap aktivitas operasional, termasuk pelaksanaan program magang.

"Serta, melakukan penguatan pengawasan yang lebih optimal dalam setiap aktivitas operasional, termasuk pelaksanaan program magang," ujarnya.


Sejumlah korban ledakan kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh, Aceh, Jumat (12/6/2026). (ANTARA FOTO/Akramul Muslim)


Ia menekankan setiap pembelajaran dari suatu kejadian menjadi momentum bagi ASDP untuk terus memperkuat sistem keselamatan sehingga seluruh aktivitas operasional dapat berjalan dengan semakin aman, andal, dan memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang terlibat.

Pengelola Kehumasan Poltekpel Malahayati, Andriyan, menjelaskan program praktik di atas kapal merupakan kegiatan rutin dan bagian dari rangkaian praktik sehari-hari taruna yang ke depannya terus berjalan sebagaimana mestinya. Saat ini pihak tengah berfokus pada pemulihan korban terdampak agar segera membaik dan dapat melanjutkan pendidikan.

"Untuk korban berfokus ke pemulihan dan kita doakan agar segera pulih dan bisa melanjutkan cita-cita mereka," demikian Andriyan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Penyembelih Tapir di Mesuji Ditangkap, 2 Buron
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Korban Meninggal Gempa Venezuela Capai 2.645 Orang
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Digelar 15 Juli 2026! Sarwendah Ngaku Sudah Lama Tunggu Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak, Kenapa?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Pramono: Transaksi Saat HUT Jakarta Tembus Rp 2,4 Triliun, Mayoritas Pakai QRIS
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Survei: 60 persen warga Inggris nilai AS berdampak negatif bagi dunia
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.