Industri Event Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Soroti Penguatan Data dan Dampak Ekonomi

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan industri event memiliki peran strategis dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif nasional dan perlu penguatan dari sisi data hingga pengukuran dampak ekonomi.

Penguatan Data dan Pengukuran Dampak Ekonomi

Menteri Ekraf menyatakan industri event tidak hanya menjadi ruang penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga menggerakkan berbagai subsektor ekonomi kreatif secara luas.

Penguatan data industri, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengukuran dampak ekonomi menjadi fokus utama dalam pengembangan sektor tersebut.

Teuku Riefky Harsya mengatakan, "Setiap program yang menggunakan anggaran negara tentu perlu melihat hasil yang dihasilkan. Karena itu, kita perlu memperkuat cara mengukur kontribusi ekonomi kreatif, termasuk event, agar dampaknya dapat terbaca secara lebih terukur.” ia mengungkapkan.

Ia menambahkan bahwa pengukuran dampak tidak hanya mencakup aspek penyelenggaraan, tetapi juga kontribusi ekonomi yang dihasilkan.

Usulan Industri dan Tantangan Regulasi

Aliansi Industri Event Nasional menyampaikan sejumlah usulan untuk memperkuat ekosistem industri, termasuk penguatan klasifikasi usaha, sertifikasi kompetensi, hingga penerapan perizinan berbasis risiko.

Selain itu, pengadaan berbasis nilai manfaat atau best value for money serta pengembangan instrumen pengukuran dampak ekonomi juga menjadi perhatian.

Ketua Umum Forum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana, mengatakan industri event masih menghadapi tantangan pada aspek kelembagaan, standardisasi profesi, dan pengakuan industri.

Andro mengatakan, “White Paper ini kami susun dengan semangat dari tidak terlihat menjadi tak tergantikan. Industri event selama ini telah menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif, namun masih membutuhkan penguatan agar memiliki fondasi kelembagaan yang lebih jelas.” ia mengungkapkan.

Aliansi Industri Event Nasional terdiri dari IVENDO, Forum Backstagers Indonesia, APMI, AFJI, IMARINDO, Rental Indonesia, serta perwakilan event owner.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OTT Bupati Langkat, KPK Sita Ratusan Juta Diduga ”Fee” Proyek
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Band UNGU Siapkan Konser Rayakan 30 Tahun Berkarya
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T melalui Program Rural Youth AI Facilitator
• 4 jam laluberitajatim.com
thumb
Purbaya Jamin Defisit APBN dan Utang Negara Tetap Aman, Ini Faktor Pendukungnya
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Rusia Gempur Kyiv 11 Jam, Klaim Balas Serangan Ukraina ke Kilang Minyak, 21 Orang Tewas
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.