Rusia Gempur Kyiv 11 Jam, Klaim Balas Serangan Ukraina ke Kilang Minyak, 21 Orang Tewas

kompas.tv
15 jam lalu
Cover Berita
Seorang wanita melihat gedung apartemen yang terbakar setelah serangan rudal Rusia di Kyiv, Ukraina, Kamis, 2 Juli 2026. (Sumber: AP Photo/Danylo Antoniuk)

KYIV, KOMPAS.TV — Pasukan Rusia membombardir ibu kota Ukraina, Kyiv, dengan serangan drone dan rudal selama sekitar 11 jam hingga Kamis (2/7/2026) pagi. 

Serangan itu menewaskan sedikitnya 21 warga sipil dan melukai lebih dari 90 orang. 

Menurut laporan Associated Press, Moskwa menyatakan pemboman tersebut merupakan serangan balasan atas rangkaian serangan jarak jauh Ukraina terhadap fasilitas minyak Rusia.

Baca Juga: Zelenskyy Baru Peringatkan Putin Akan Lakukan Serangan Besar ke Ukraina, Ledakan Besar Goncang Kyiv

Ledakan keras mengguncang berbagai wilayah di Kyiv dan memaksa lebih dari 50.000 warga berlindung di stasiun kereta bawah tanah setelah otoritas mengeluarkan peringatan serangan udara. 

Petugas penyelamat bekerja sepanjang hari menyisir puing-puing apartemen yang runtuh dan terbakar untuk mencari korban.

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan sedikitnya 21 orang tewas dan lebih dari 90 lainnya terluka. 

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyebut peristiwa itu sebagai "malam horor" bagi ibu kota.

Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv Tymur Tkachenko mengatakan kerusakan tercatat di 30 lokasi di seluruh kota, terutama pada bangunan tempat tinggal dan infrastruktur sipil. 

Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko menambahkan sekitar 20 bangunan tempat tinggal mengalami kerusakan, termasuk sebuah apartemen sembilan lantai di Distrik Darnytskyi yang enam lantainya ambruk.

Di Distrik Desnianskyi, sejumlah warga juga sempat terjebak di dalam gedung apartemen yang rusak.

Di wilayah Dnipropetrovsk, serangan bom berpemandu Rusia menewaskan seorang anak perempuan berusia tujuh tahun dan melukai empat anggota keluarganya, termasuk seorang anak perempuan berusia 11 tahun.

Rusia Sebut Serangan sebagai Balasan

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan tersebut menggunakan senjata presisi jarak jauh dan drone untuk menyasar pabrik senjata, fasilitas energi di Kyiv dan sekitarnya, serta infrastruktur pangkalan udara militer di wilayah lain Ukraina.

Baca Juga: Zelenskyy Mengutuk Serangan Rusia yang Menewaskan 11 Orang di Ukraina

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Kepala Staf Umum Rusia Jenderal Valery Gerasimov telah melaporkan hasil "serangan balasan massal" tersebut kepada Presiden Vladimir Putin. 

Peskov juga mengeklaim seluruh sasaran merupakan target militer atau fasilitas yang berkaitan dengan militer.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan itu merupakan respons terhadap rentetan serangan jarak jauh Ukraina yang menyebabkan kelangkaan bahan bakar di sejumlah wilayah Rusia.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Associated Press

Tag
  • rusia gempur kyiv
  • serangan kilang minyak rusia
  • konflik rusia ukraina
  • perang ukraina terbaru
  • kilang minyak ufa
  • logistik militer rusia
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot AMA Air Korban Penembakan Diduga oleh KKB
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Panggil 2 Anggota DPRD Riau dan Ajudan Pangdam
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Kecelakaan Tragis di Thailand: Anak Berkebutuhan Khusus 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 9 Orang Tewas
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Daftar 30 Wamen yang Masih Rangkap Komisaris BUMN, Penyesuaian Putusan MK Dinilai Jalan di Tempat
• 3 menit laludisway.id
thumb
KKP Targetkan Modernisasi 1.582 Kapal Perikanan Rampung pada Akhir 2028
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.