Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kelapa Gading mengusir pemuda yang dilaporkan membuat resah pengguna jalan di depan Mall Of Indonesia (MOI) Kelapa Gading karena meminta uang dengan alasan motornya kehabisan bensin.
"Sudah kita usir dengan perjanjian, kalau terlihat lagi di wilayah Kelapa Gading akan kita masukkan ke Dinsos," kata Kasatpol PP Kelapa Gading, Budi Salamun, di Jakarta, Jumat.
Ia mengungkapkan pemuda tersebut sebenarnya tidak benar-benar kehabisan bensin. Alasan itu hanyalah akal-akalan untuk mendapatkan uang.
"Pemuda ini sepertinya pemain (penipu). Anggota saya pernah liat orang itu di wilayah lain," kata dia.
Kendati demikian, Budi mengatakan pihaknya mengutamakan tindakan persuasif dan humanis dalam penertiban tersebut.
Ia mengatakan karena baru pertama kali di wilayah Kelapa Gading, polisi hanya memberi peringatan dan meminta pemuda tersebut berjanji mengulangi perbuatannya, khususnya di wilayah Kelapa Gading.
“Bila terulang maka yang bersangkutan bersedia untuk diserahkan ke Dinsos untuk dilakukan pembinaan," kata Budi.
Baca juga: Polisi: Modus penculikan lansia di Penjaringan karena persoalan asmara
Baca juga: Polisi buru satu pelaku penipuan di Kelapa Gading
Baca juga: Polisi tangkap tiga penipu yang ambil uang dan perhiasan di Jakut
"Sudah kita usir dengan perjanjian, kalau terlihat lagi di wilayah Kelapa Gading akan kita masukkan ke Dinsos," kata Kasatpol PP Kelapa Gading, Budi Salamun, di Jakarta, Jumat.
Ia mengungkapkan pemuda tersebut sebenarnya tidak benar-benar kehabisan bensin. Alasan itu hanyalah akal-akalan untuk mendapatkan uang.
"Pemuda ini sepertinya pemain (penipu). Anggota saya pernah liat orang itu di wilayah lain," kata dia.
Kendati demikian, Budi mengatakan pihaknya mengutamakan tindakan persuasif dan humanis dalam penertiban tersebut.
Ia mengatakan karena baru pertama kali di wilayah Kelapa Gading, polisi hanya memberi peringatan dan meminta pemuda tersebut berjanji mengulangi perbuatannya, khususnya di wilayah Kelapa Gading.
“Bila terulang maka yang bersangkutan bersedia untuk diserahkan ke Dinsos untuk dilakukan pembinaan," kata Budi.
Baca juga: Polisi: Modus penculikan lansia di Penjaringan karena persoalan asmara
Baca juga: Polisi buru satu pelaku penipuan di Kelapa Gading
Baca juga: Polisi tangkap tiga penipu yang ambil uang dan perhiasan di Jakut




