Gaduh Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta

kumparan.com
16 jam lalu
Cover Berita

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri meminta klarifikasi kepada Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein terkait kegaduhan yang ditimbulkan karena lagu “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” yang melibatkan dirinya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan (binwas) terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kapuspen Kemendagri Benni Irwan menjelaskan, Bupati Purwakarta memenuhi undangan klarifikasi Itjen Kemendagri dan hadir di Kantor Itjen Kemendagri pada pukul 09.00 WIB, Jumat (3/7/2026).

“Pak Bupati sudah datang jam 9, sesuai undangan dan diterima oleh Inspektur Jenderal,” ujarnya.

Benni mengatakan, proses klarifikasi berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, dipandu oleh tim yang dibentuk Itjen Kemendagri, yang terdiri atas Sekretaris Itjen, Inspektur Khusus, Inspektur Wilayah IV, dan dua Pengawas Utama, serta didukung tim administrasi.

Dalam proses selama kurang lebih 8 jam tersebut, tim pemeriksa mengajukan 60 pertanyaan yang berfokus pada dua substansi utama, yakni proses penciptaan lagu dan publikasinya.

“Seperti apa latar belakang penciptaan lagu itu, tujuannya apa, maksudnya apa, siapa yang disasar dengan lagu itu, dan lain-lain sebagainya. Demikian juga dengan publikasinya,” terangnya.

Di akhir proses klarifikasi, lanjut Benni, Bupati Purwakarta menyampaikan penyesalan atas tindakannya.

"Bupati Purwakarta menyatakan dirinya menyadari bahwa sudah melakukan kesalahan, menyesali atas hal yang sudah dia perbuat, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, yang diiringi dengan permintaan maaf kepada semua pihak," jelas Benni.

Selanjutnya, kata Benni, Itjen Kemendagri akan menyusun laporan hasil klarifikasi yang memuat seluruh proses pemeriksaan untuk disampaikan kepada Mendagri Tito Karnavian. Selain itu, Itjen Kemendagri juga akan menyampaikan rekomendasi sanksi sebagai bahan pertimbangan Mendagri dalam mengambil keputusan.

Lagu “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” yang diciptakan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menjadi perhatian publik karena liriknya dinilai mengandung muatan yang menyinggung perempuan. Kontroversi lagu tersebut pun mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Mulai Laksanakan Integrasi SMA/SMK Triguna
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
KSP Dudung Pastikan Petani Cetak Sawah Dapat Pupuk dan Bibit Gratis
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bernadya Jadi Penopang Keluarga Saat Pandemi, Royalti Lagu Pertama Bikin Hidup Berubah Total
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menko Polkam Kecam Aksi Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, TNI-Polri Diminta Bertindak Tegas
• 14 jam laludisway.id
thumb
Bupati Langkat Syah Afandin Terjaring OTT KPK, Langsung Dibawa ke Jakarta
• 21 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.