RUPSLB UNSP Restui PMTHMETD Rp4,35 Triliun untuk Perbaikan Posisi Keuangan Perseroan

viva.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dalam rangka perbaikan posisi keuangan Perseroan. Persetujuan tersebut diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Jumat, 3 Juli 2026, di Horison Suites & Residences Rasuna, Jakarta.

UNSP merupakan perusahaan terbuka yang dimiliki secara luas oleh 13.863 pemegang saham publik yang tersebar di 121 sekuritas dan wali amanat. Komposisi kepemilikan saham Perseroan terdiri atas 55 persen individu lokal, 31 persen institusi lokal, 13 persen institusi asing, dan 1 persen individu asing.

Baca Juga :
RUPS Tahunan Bakrie Sumatera Plantations Disetujui Bulat, Seluruh Agenda Kantongi Restu Pemegang Saham
Dipilih OJK Jadi Bos BEI Definitif, Jeffrey Hendrik Tegaskan Ini

Dalam RUPSLB tersebut, kehadiran pemegang saham mencapai 54,18 persen atau lebih dari setengah jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan Perseroan sehingga telah memenuhi ketentuan kuorum untuk penyelenggaraan rapat. Sebanyak 99,99 persen pemegang saham yang hadir juga menyetujui seluruh mata acara RUPSLB.

Persetujuan tersebut berkaitan dengan rencana PMTHMETD sebagaimana telah disampaikan Perseroan melalui Keterbukaan Informasi pada 15 April 2026. Pemegang saham menyetujui pelaksanaan PMTHMETD dalam rangka perbaikan posisi keuangan Perseroan melalui konversi utang Perseroan kepada para kreditur menjadi setoran saham.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor dalam rangka pelaksanaan PMTHMETD melalui konversi utang menjadi setoran saham.

Nilai keseluruhan PMTHMETD melalui konversi utang menjadi saham tersebut mencapai Rp4.351.533.821.920. Adapun harga pelaksanaan atas Saham Baru Seri B yang akan diterbitkan dalam PMTHMETD ditetapkan sebesar Rp300 per saham.

Perseroan menjelaskan bahwa PMTHMETD dilaksanakan dalam rangka perbaikan posisi keuangan. Penetapan harga pelaksanaan dilakukan sesuai ketentuan Lampiran II Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A, yaitu berdasarkan kesepakatan para pihak, dilaksanakan secara wajar (arm's length transaction), tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tidak merugikan pemegang saham bukan pengendali maupun bukan pemegang saham utama.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan per 31 Desember 2025, pelaksanaan PMTHMETD diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap struktur keuangan Perseroan.

Total aset Perseroan diproyeksikan tetap berada pada kisaran Rp3,49 triliun karena aksi korporasi tersebut tidak mengubah nilai aset. Namun, total liabilitas diproyeksikan turun signifikan dari Rp8,76 triliun menjadi Rp4,41 triliun atau berkurang sekitar Rp4,35 triliun. Penurunan tersebut berasal dari berkurangnya liabilitas jangka pendek sebesar Rp4,26 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp92,96 miliar.

Baca Juga :
VKTR Catat Pertumbuhan Penjualan 58% pada Kuartal I-2026, Dorongan EV Komersial Menguat
Sido Muncul Umumkan Dividen Tunai Senilai Rp1 Triliun, Cek Jadwalnya
Bakrie Sumatera Plantations Bukukan Laba Operasi Rp 388 Miliar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persik Kediri Lepas Telmo Castanheira, Kembalikan Firly dan Gavin ke Klub Asal
• 20 jam lalubola.com
thumb
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ 2026, Bebas Denda dan Dapat Suvenir
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Alarm Sudah Berbunyi, Bantargebang Tak Kuat Lagi Menanggung Sampah Jakarta!
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Momen Langka Piala Dunia, Penyerang Timnas Australia Ini Masuk Islam Jelang Laga Lawan Mesir
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menantang Kemapanan JETOUR T1 i-DM, ‘Urban Adventure’ Tanpa Range Anxiety
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.