Dimensi B10 memiliki panjang 4.515 mm, lebar 1.885 mm, tinggi 1.655 mm, wheelbase 2.735 mm, dan ground clerance 170 mm. Dari segi ukuran, jelas angka ini mendekati Geely EX5 yang sudah terlebih dahulu hadir di Indonesia.
Sebagai sumber penggeraknya, para insinyur meletakan motor penggerak di roda belakang. Tenaga yang tersedia mencapai 160 kW dengan torsi maksimal 240 Nm.
Tenaganya bersumber dari baterai jenis LFP (Lithium Ferro Phospate) berkapasitas 67,1 kWh. Kombinasi motor penggerak dan baterai yang digunakan bisa membawa B10 melaju sejauh 516 KM. Baca Juga:
Motor Listrik Sport Ndara Usung Tenaga 11.000 Watt
Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, menyebutkan pengisian daya baterai sudah menggunakan fitur fast charging. Bahkan dia bisa menerima SPKLU dengan kemampuan ultra fast charging.
"Ngecas 30%-80% cuma membutuhkan 17 menit menggunakan DC charging sampai 168 kWh," ujar Samuel pada Kamis (2-7-2026) di Karet Tengsin Jakarta Pusat.
B10 juga memiliki fitur menarik, seperti Vehicle-to-Load (V2L) yang mampu menyalurkan daya listrik hingga 3.300 watt. Fitur bisa dimanfaatkan B10 sebagai power bank untuk mengoperasikan televisi, sistem suara, hingga laptop tanpa memerlukan sumber listrik eksternal.
Leapmotor sendiri merupakan produsen kendaraan listrik asal China yang berdiri pada 2015 dan kini menjadi bagian dari ekosistem Stellantis secara global. Di Indonesia, merek tersebut dipasarkan melalui PT Indomobil National Distributor yang sebelumnya telah membawa Citroen dan Jeep.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





