Pemerintah Bahas Nasib Tax Holiday untuk CATL dan IBC usai Investasi di Sektor Baterai EV

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kementerian ESDM bersama Kemenkeu membahas skema tax holiday untuk investor asing yang terlibat dalam ekosistem baterai EV.

Kementerian ESDM bersama Kemenkeu membahas skema tax holiday untuk investor asing yang terlibat dalam ekosistem baterai EV. (Foto: Dok. ESDM)

IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membahas skema pemberian insentif fiskal berupa tax holiday untuk investor asing yang terlibat dalam ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Tanah Air. 

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika mengatakan, insentif tersebut rencana akan diberikan kepada Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) dan Indonesia Battery Corporation (IBC). 

Baca Juga:
Persiapan Sudah 90 Persen, Pabrik Baterai Listrik IBC Siap Beroperasi

"Jadi masalah tax holiday yang diajukan oleh proyek Dragon yang di Karawang itu mengenai interpretasi atas Keputusan Menteri Keuangan terkait dengan tax holiday. Kan ada beberapa perubahan, nah itu menyangkut penggunaan tahun itu," ujar Erani saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (3/7/2026).

Lebih jauh dia menjelaskan, pembahasan yang dilakukan bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu menyangkut kelayakan kedua perusahaan tersebut mendapatkan fasilitas tax holiday dari pemerintah. 

Baca Juga:
Perusahaan Australia Siap Investasi Rp6,2Triliun, Perkuat Rantai Pasok Industri Baterai RI

"Nah itu perlu ada kesepahamanlah antara DJP dengan BKPM, dengan ESDM ya, untuk memastikan apakah proyek Dragon tadi itu, CATL, beberapa joint venture-nya, JVC-nya itu bisa memperoleh fasilitas tersebut," katanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan telah bertemu dengan pimpinan DJP untuk membahas peningkatan iklim investasi di Tanah Air. Tujuannya agar mempercepat pengembangan hilirisasi dan menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian. 

"Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif, mempercepat pengembangan industri hilir, serta mendukung peningkatan nilai tambah sumber daya alam dan ketahanan energi nasional," ujar Yuliot dikutip dari Instagram resminya @tanjungyuliot.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PN Indramayu Tunda Vonis Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tapir yang Viral Keliaran di Jalinsum Lampung Disembelih Warga
• 18 jam laludetik.com
thumb
Tragedi Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan, 1 Polisi Gugur dan 2 Anggota Masih Hilang
• 21 jam laludisway.id
thumb
Rusia Luncurkan Serangan Paling Mematikan ke Kiev, 27 Tewas
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Ini Strategi PLN Capai PLTS 100 GW Prabowo
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.