Konflik antara Hizbullah dan Israel mereda. Lebih dari 640 ribu warga Lebanon yang mengungsi kembali ke rumah masing-masing.
Dilansir AFP, Sabtu (4/7/2026), Lebanon terseret ke dalam perang regional tersebut pada 2 Maret ketika Hizbullah-yang didukung oleh Teheran-menembakkan roket ke arah Israel sebagai balasan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan AS-Israel.
Israel merespons dengan serangan udara besar-besaran dan invasi ke Lebanon selatan, di mana pasukan mereka masih menduduki sebagian wilayah di sana.
Otoritas Lebanon menyatakan serangan Israel telah menewaskan sekitar 4.300 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi, terutama dari wilayah Lebanon selatan dan pinggiran selatan Beirut.
(isa/isa)





