Express Group (TAXI) Umumkan Kerja Sama dengan GOTO Resmi Berakhir

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan PT Rekan Anak Bangsa (RAB), entitas usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan PT Rekan Anak Bangsa (RAB), entitas usaha GOTO. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan bahwa kerja sama perseroan dan PT Rekan Anak Bangsa (RAB), entitas usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi berakhir. Kemitraan kedua belah pihak hanya bertahan kurang dari dua tahun.

Express dan GOTO Group resmi mengakhiri kerja sama pada Kamis (2/7/2026). Perseroan telah menerima surat dari RAB terakhir pengakhiran Perjanjian Pengadaan Jasa antara perseroan dan RAB.

Baca Juga:
Express Group (TAXI) Gandeng Indomobil (IMAS), Siap Operasikan Taksi Listrik?

"Dalam surat tersebut disampaikan bahwa pengakhiran perjanjian akan berlaku efektif pada 2 Juli 2026," kata Direktur Utama Express, Johannes Triatmojo dalam keterbukaan informasi, Jumat (3/7/2026).

Johannes mengakui, kehilangan kontrak dari GOTO Group akan berdampak pada pendapatan perseroan. Namun, perseroan berupaya mengoptimalkan pendapatan dari kontrak kerja yang lain.

Baca Juga:
Saham Taksi Express (TAXI) Bangkit Setelah Comeback dan Gandeng GOTO Group

Express yang membawahi Taxi Express sebelumnya mendapatkan momentum baru setelah menjalin kerja sama dengan GOTO Group pada November 2024. Bisnis perseroan tertekan akibat kemunculan taksi online pada 2015 diperparah dengan peristiwa pandemi Covid-19 sehingga hanya menyisakan layanan bus pariwisata saja. 

Dengan kata lain, perseroan telah menghentikan operasional armada taksi putih yang menjadi ciri khas Taxi Express. Sementara kerja sama dengan GOTO membuka peluang bagi perseroan untuk mengelola armada mobil listrik BYD M6 milik Gojek, termasuk pool penampungan kendaraan yang dilengkapi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Johannes awalnya berharap kerja sama ini akan berjalan dengan lancar di mana perseroan menargetkan mengoperasikan setidaknya 24 ribu armada taksi untuk memenuhi kebutuhan penumpang di Jabodetabek. 

Dengan mengintegrasikan keahlian dalam pengelolaan armada dan teknologi aplikasi digital, perseroan berkomitmen menetapkan standar layanan transportasi yang lebih inovatif dan ramah lingkungan pada layanan GoCar. Namun, harapan tersebut pupus di mana kedua perusahaan sepakat untuk berpisah dan mengakhiri kerja sama.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Praktisi Hukum Bagikan Tips Lolos Update KBLI 2025 di OSS, Jangan Abaikan Dua Kewajiban Ini
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Orangtua Tak Perlu Cemas! Studi Buktikan Metode BLW Dukung Pertumbuhan Bayi Setara Spoon-Feeding
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
6 Keunikan Belajar di Program Computer Science BINUS International
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pramono Janji Siapkan Lokasi Sekolah Rakyat Berkapasitas 1.000 Siswa di Jakarta
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Kompak Naik pada Sabtu
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.